Muhammad Fadhilah
UNMUHA

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TART?B AL-NUZ?L DALAM PERSPEKTIF M. ?BID AL-J?BIR? Muhammad Fadhilah; Mulyazir Mulyazir
Al-Fathanah Vol 2, No 1, April (2022): AL-FATHANAH: Jurnal Studi Islam dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : Al-Fathanah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/al-fathanah.v2i1, April.1309

Abstract

Penelitian ini bertujuan ingin menggali seberapa jauh keberhasilan M. ?bid al-J?bir? dalam mengkontekstualkan penafsirannya menggunakan teori tart?b an-nuz?l. Kronologi pewahyuan al-Quran yang tidak tersusun secara berurutan serta tart?b al-mu??af bersifat tauq?f? atau ijtih?d? yang terus diperbincangkan oleh sebagian intelektual muslim menjadikan teori tart?b al-nuz?l menurut M. ?bid al-J?bir? dan apa implikasi dari teori tersebut terhadap penafsiran al-Quran sebagai pusat kajian peneliti. Penelitian ini bersifat kepustakaan (library research). Hasil dari penilitian ini menunjukan bahwa konsep paling utama dalam teori tart?b al-nuz?l adalah materi historis yang berkaitan langsung dengan latar historisitas pewahyuan dan historisitas kenabian (s?rah nabawiyyah). Penyusunan urutan tart?b al-nuz?l oleh al-J?bir? sendiri lebih memusatkan perhatiannya terhadap gaya bahasa (usl?b) dan isi yang dikandung oleh surat-surat al-Quran serta menyandarkannya kepada pendapat ulama yang paling kuat. Al-J?biri sendiri meyakini bahwa untuk mendapatkan pemahaman objektif dari kandungan al-Quran perlu melihat keselarasan antara perkembangan historisitas pewahyuan dan perkembangan historisitas kenabian.
KONSEP SEMIOTIKA ROLAND BARTHES DAN APLIKASINYA TERHADAP KAJIAN AL-QURAN Mulyazir Mulyazir; Muhammad Fadhilah
Al-Fathanah Vol 3, No 1, April (2023): AL-FATHANAH: Jurnal Studi Islam dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : Al-Fathanah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/al-fathanah.v3i1, April.1809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemikiran Roland Barthes tentang semiotika. Kajian ini dapat dianggap menarik karena semiotika Barthes tidak hanya mencoba untuk memahami tentang tanda-tanda, melainkan juga mencoba untuk menemukan dan memahami keterkaitannya dengan mitos yang beredar di tengah masyarakat. Hasilnya, Barthes memperkenalkan teori semiotikanya yang dikenal dengan two order of significations (dua tatanan signifikasi). Tananan pertama ada signifikasi yang disebut sebagai denotasi. Sementara tatanan kedua melibatkan signifikasi yang dikenal dengan konotasi. Tatanan yang kedua inilah yang karena pengaruh sosial kultural pada akhirnya menjelma menjadi sebuah mitos