Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membangun Identitas Nasional Azil hanifa azzahra; Najmi Nawry; Sasmi Nelwati
Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2024): Juni : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/sidu.v3i2.2287

Abstract

Civic Education (PKn) plays an important role in shaping national identity in the midst of a diverse society. This study aims to explore how PKn in schools contributes to the development of national identity, understand the challenges faced, and identify effective strategies in the implementation of the PKn curriculum. The results of the study show that PKn can strengthen the sense of nationality and national unity, but also requires adjustment to face the social and cultural dynamics that continue to develop.
Peran Pendidikan Islam dalam Menghadapi Era Post-Truth dan Penyebaran Informasi Digital Azil Hanifa Azzahra; Rosdialena Rosdialena
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 5 (2026): Juni
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah melahirkan era post-truth yang ditandai dengan melemahnya peran fakta objektif dalam pembentukan opini publik dan meningkatnya dominasi emosi serta narasi viral dalam penyebaran informasi. Kondisi ini berdampak signifikan terhadap kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat, termasuk dalam proses pemahaman ajaran Islam yang semakin dipengaruhi oleh media digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan Islam dalam menghadapi era post-truth dan penyebaran informasi digital, khususnya dalam membangun literasi digital, ketahanan moral, serta kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka melalui analisis terhadap berbagai literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran literasi digital melalui penguatan nilai tabayyun, internalisasi nilai-nilai akhlak, serta pengembangan kemampuan berpikir kritis dalam menyikapi informasi digital. Pendidikan Islam juga berkontribusi dalam membentuk ketahanan moral peserta didik melalui nilai kejujuran, amanah, toleransi, dan moderasi beragama. Dengan demikian, pendidikan Islam tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan agama, tetapi juga sebagai kekuatan transformasi sosial dalam menghadapi tantangan era post-truth.