Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membangun Identitas Nasional Azil hanifa azzahra; Najmi Nawry; Sasmi Nelwati
Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2024): Juni : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/sidu.v3i2.2287

Abstract

Civic Education (PKn) plays an important role in shaping national identity in the midst of a diverse society. This study aims to explore how PKn in schools contributes to the development of national identity, understand the challenges faced, and identify effective strategies in the implementation of the PKn curriculum. The results of the study show that PKn can strengthen the sense of nationality and national unity, but also requires adjustment to face the social and cultural dynamics that continue to develop.
Peran Keluarga dan Masyarakat dalam Pendidikan Islam dalam Membentuk Akhlak Anak Najmi Nawry; Rosdialena Rosdialena
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 5 (2026): Juni
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas peran keluarga dan masyarakat dalam pendidikan Islam dalam membentuk akhlak anak. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dengan menelaah berbagai literatur yang relevan terkait pendidikan Islam, pembentukan akhlak, serta kontribusi lingkungan keluarga dan masyarakat. Hasil kajian menunjukkan bahwa keluarga memiliki peran fundamental sebagai lingkungan pendidikan pertama yang menanamkan nilai dasar akhlak melalui keteladanan, pembiasaan, dan pola asuh yang konsisten. Masyarakat berperan sebagai lingkungan sosial yang memperkuat dan memvalidasi nilai-nilai yang telah ditanamkan keluarga melalui interaksi sosial, norma, serta dukungan lembaga keagamaan dan sosial. Sinergi antara keluarga dan masyarakat menjadi faktor kunci dalam membentuk akhlak anak yang stabil dan sesuai nilai-nilai Islam. Tantangan era digital turut memengaruhi proses ini melalui arus informasi yang tidak terbatas sehingga diperlukan penguatan literasi digital berbasis nilai Islam. Kesimpulannya, keberhasilan pembentukan akhlak anak sangat ditentukan oleh kolaborasi yang harmonis antara keluarga dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang konsisten dan kondusif.
Studi Komparasi Pemikiran K. H Ahmad Dahlan dan Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah dalam Pendidikan Akhlak Lona Mardiati; Gusnita Gusnita; Najmi Nawry; Ahmad Sabri; Rully Hidayatullah
Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol. 2 No. 3 (2024): Juni : Jurnal Pendidikan Berkarakter
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/pendekar.v2i3.714

Abstract

The purpose of this research is to explain the comparative study of the Thought of K. H Ahmad Dahlan and Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah in Moral Education. The method used in this study uses a method or library approach (library research), that library or library study can be defined as a series of activities related to library data collection methods, reading and recording and processing research materials. The results of this study indicate that the comparison of the thoughts of K. H Ahmad Dahlan and Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah in moral education is as follows: The concept of moral education in the perspective of KH Ahmad Dahlan based on high values and noble life is expected to form a more perfect student's personality, both related to the potential of reason, feelings and actions. While the concept of moral education according to Abdul Malik Karim Amrullah is inseparable from the nature of Islamic education itself which is guided by the Qur'an and sunnah. Moral education seeks to shape the character, character, morals and human personality so that it is able to distinguish between good and bad, right and wrong. According to Abdul Malik Karim Amrullah, moral education is defined as an effort to form knowledge in humans that functions to run life to be able to open human eyes to always have knowledge and have a far and broad view of the future.