Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Desain Visual Antarmuka Website E-kartu nikah Dwi Rahayu; Dalillah Razan S; Annisa Rahayu P; Imam Ainuddin P; Selvy Megira; Ria Andriani; Ade Pujianto; Ema Utami
SISFOTENIKA Vol 7, No 2 (2017): SISFOTENIKA
Publisher : STMIK PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (815.476 KB) | DOI: 10.30700/jst.v7i2.153

Abstract

Pernikahan yang sah secara agama dan yang tercatat resmi oleh pemerintah ditunjukkan dengan bukti kepemilikan buku nikah. Buku nikah menjadi salah satu dokumen pribadi yang digunakan untuk berbagai kepengurusan dan birokrasi pemerintahan seperti pembuatan pasport, tunjangan keluarga, asuransi  dan urusan lainnya. Efektifitas dari segi keamanan maupun dalam penggunaan buku bikah sangatlah perlu untuk ditingkatkan. E-kartu nikah merupakan elektronik buku nikah yang dilengkapi dengan teknologi mikrochip sebagai media penyimpan data dan sebagai kemanan data yang tersimpan didalamnya. Informasi yang tersimpan didalamnya adalah informasi yang ada pada buku nikah. Kartu pintar E-kartu nikah terintegrasi dengan website, dimana pengguna dapat mengakses infromasi menggunakan nomor seri yang ada pada E-kartu nikah. Teknologi microchip yang tertanam pada kartu mempermudah dan mempercepat proses verfikasi data apabila suatu kepengurusan menggunakan alat bantu card reader. Sasaran pengguna website E-kartu nikah mencangkup semua golongan dengan rentang usia diatas 19 tahun. Pada penelitian ini fokus pada perancangan antarmuka website dengan memperhatikan aspek elemen-elemen dasar desain visual pada desain antarmuka dengan menggunakan model prtotipe jenis evolutionary. Hasil akhir dari penilitian ini adalah rancangan kartu pintar terbuat dari plastik dan berukuran 5,4 x 8,6 cm dan website sebagai portal akses E-kartu nikah.
Peningkatan Kapasitas Guru Dalam Pengembangan Media Pembelajaran Unsynchronous Learning Yuana, Kumara Ari; Rahayu, Dwi; Mulyatun, Sri; Widowati, Anik Sri
Lamahu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Vol 2, No 2: August 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/ljpmt.v2i2.18396

Abstract

The pandemic period led to changes in learning methods. One of the learning methods that are effective now is the direct learning method (Synchronous Learning) and the indirect method (Unsynchronous Learning). Perambanan Social Vocational High School 1 has developed the learning system but has yet to maximize learning media development. Therefore, there is a need for training and workshops to increase teachers' knowledge to solve the problems encountered related to making learning media. The service is carried out through several stages: identifying activities, planning and implementing activities, follow-up and evaluation, and preparing reports. The results of the service show that participants not only have the ability to develop learning media but also have a deeper understanding of the benefits of technology in learning. The teachers involved are expected to strengthen their abilities in developing creative and relevant learning content according to the needs of students. This effort can potentially improve the quality of learning, expand accessibility for students to learn flexibly, and present a more interactive and exciting learning experience.
The Analisis Perancangan Grafis Lingkungan Wisata untuk Membangkitkan Desa Wisata Ledhok Blotan Rahayu, Dwi; Sidauruk, Acihmah; Waskito, Bimo; Mulyatun, Sri
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i1.4832

Abstract

Desa wisata merupakan salah satu sektor pariwisata daerah yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat setempat. Desa wisata berada dibawah naungan dinas pariwisata namun dikelola oleh kelompok masyarakat. Di Daerah Istimewa Yogyakarta terdapat 214 desa wisata, salah satu diantaranya Ledhok Blotan yang berada di kabupaten Sleman. Pesona alam yang masih terjaga dan aliran sungai dari lereng gunung merapi yang tenang, menjadi daya tarik tempat wisata ini. Sebelum pandemi Covid-19 desa wisata Ledhok Blotan ini tidak pernah sepi pengunjung, bahkan sempat viral di sosial media. Akibat pandemi, Ledhok Blotan mendadak menjadi sepi sehingga melemahkan perekonomian warga setempat dan karena beberapa anggota pengelola inti meninggal dunia akibat covid-19, maka pada saat pasca pandemi desa wisata ini sangat kesulitan untuk bangkit. Adapun bantuan dari dinas pariwisata, namun anggota pengelola sudah tidak lagi mau mengelola. Saat ini, diluar naungan dinas pariwisata, ketua RT yang juga merupakan salah satu pemilik lahan lokasi wisata, tengah membentuk tim pengelola baru untuk membangkitkan desa wisata ini. Seluas 50% dari area wisata ini sudah kembali mulai dikunjungi wisatawan. 50 % area lainnya masih ngangkrak karena keterbatasan tenaga yang merawatnya. Melalui pengabdian masyarakat ini kami mendukung kebangkitan desa wisata Ledhok Blotan melalui pengadaan properti Sign Board dilingkungan wisata. Signboard sebelumnya telah rusak dan tidak lengkap. Pamor di sosial media cukup baik, namun tidak sepadan ketika berkunjung ke lokasi secara langsung. Oleh karenanya kebutuhan signboard, landmark, dan pictogram sangat dibutuhkan untuk menghidupkan kembali desa wisata ini. Masyarakat setempat masih berharap desa wisata ini kembali menjadi sumber perekonomian.
ANALISIS KOMPARATIF EFEKTIFITAS PROSES RENDER DALAM PEMBUATAN OBYEK 3D ANIMASI MOTION GRAPHIC Rahayu, Dwi; Mulyatun, Sri; Aji, Bimo Waskito Bayu
Journal of Information System Management (JOISM) Vol. 5 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Universitas Amikom Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/joism.2024v5i2.1417

Abstract

Aplikasi dan teknik pembuat animasi motion graphic cukup beragam. Salah satu aplikasi popular saat ini Adobe After Effect. Aplikasi ini banyak digunakan untuk mengolah gambar gerak 2 dimensi. Dalam animasi motion graphic terkadang dibutuhkan ilustrasi 3 dimensi untuk mendukung kejelasan konten. Dalam penelitian ini akan membandingkan membandingkan kebutuhan RAM pada saat render yang berkaitan dengan waktu yang dibutuhkan untuk proses render. Dengan bahan grafis vektor dan raster, permodelan 3D planet bumi dibuat menggunakan teknik masking dan penerapan efek. Teknik pembuatan mempengaruhi hasil gambar, meski menggunakan bahan yang sama. Dimungkinkan bahan grafis maupun teknik pembuatan mempengaruhi detail physical memori RAM yang digunakan yang berkiatan dengan waktu yang dibutuhkan untuk proses render.
Studi Analisis Fitur Kamera Media Sosial Terpopuler di Kalangan Generasi Z Rahayu, Dwi; Mulyatun, Sri; Sudarmanto
Jurnal Dinamika Informatika Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Dinamika Informatika Volume: 13 Nomer: 2
Publisher : Program Studi Informatika Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jdi.v13i2.507

Abstract

Dalam kegiatan fotografi, kamera merupakan alat utama untuk mengambil gambar. Perkembangan teknologi menjadikan kamera mudah digunakan. Melalui smartphone seseorang dapat mengambil gambar untuk kemudian disimpan atau disebarluaskan. Berbagai aplikasi media sosial menyediakan fitur kamera dan fitur editing sebelum diunggah. Pada penelitian melakukan studi analisis fitur kamera media sosial yang paling banyak dan sering digunakan oleh kalangan generasi Z Indonesia. Studi analisis akan dimulai dengan pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner ke 187 responden. Jumlah responden didapat dari perhitungan sampel menggunakan rumus lameshow. Dari hasil pengumpulan data, akan diambil 2 media sosial terpopuler untuk kemudian dilakukan observasi terkait fitur kamernya. Dari hasil observasi, peneliti akan melakukan analisis setiap hasil foto asli dan foto yang sudah menggunakan filter dari media sosial, guna untuk mengetahui ukuran file yang dihasilkan dan juga penggunaan sensor kamera yang mempengaruhi kualitas gambar. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan terkait pemilihan media kamera dengan mempertimbangkan ukuran file foto dan kualitas foto secara digital untuk disimpan di memori maupun untuk diunggah.
ANALISIS PEMANFAATAN VIDEO JURU BAHASA ISYARAT BERBASIS MULTIMEDIA DIGITAL PADA  IKLAN LAYANAN MASYARKAT BERTEMA SAMPAH Rahayu, Dwi; Sekarsih, Fitria Nuraini; Mulyatun, Sri; Satria, Gilang
Journal of Information System Management (JOISM) Vol. 7 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Universitas Amikom Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/joism.2026v7i2.2494

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan dari pengembangan video iklan layanan masyarakat tentang sampah untuk masyarakat umum menjadi iklan inklusif. Pada hasil pengujian dipenelitian sebelumnya, 100% video iklan dapat dipahami, 92% menyatakan menarik dan kekinian, maka peneliti tidak mengubah kompisisi video iklan. Peneliti langsung ke tahap analisis kebutuhan media penjembatan komunikasi yang dimulai dengan studi literature terkait standar bahasa isyarat yang tepat untuk digunakan. Ditemukan dari berbagai jurnal, SIBI merupakan bahasa isyarat standar nasional di Indonesia, namun faktanya standar BISINDO yang lebih banyak digunakan. Pada pengembangan video tahap pertama, peneliti menambahkan subtitle dan mengintegrasikan dengan video juru bahasa isyarat (JBI) BISINDO. Sebelum penyebaran secara luas, dilakukan uji tayang terbatas kepada 22 pengguna bahasa isyarat aktif. Dengan metode penelitian R&D dengan model ADDIE, penelitian melakukan pengujian dan evaluasi atas pengembangan video. Dari hasil pengujian, tingkat kepemahaman responden yang benar-benar memahami informasi yang disampaikan hanya mencapai 59,1% saja. Dari aspek komposisi visual, menyatakan 54,4% sudah cukup menarik. Faktor rendahnya tingkat pemahaman ada pada atribut media penjemabatan komunikasi, menurut 22 responden tersebut, 76% menyatakan perlu adanya video JBI dan subtitle , 14% lagi menyatakan cukup video JBI saja. Adapun saran terkait tampilan video JBI, para penyandang tunarungu menyatakan ukuran video JBI kurang besar dan sepertinya akan lebih nyaman tanpa background. Hal tersebut menjadi evaluasi dan peneliti kembali melakukan penyesuaian komposisi video iklan layanan masyarakat agar mencapai inklusivitas penyebaran informasi.
Optimasi Kinerja Penggilingan Gabah Varietas Inpari 32 di Gapoktan Sukabungah, Banten Suhil, Mardison; Lutviah, Eva; Rahayu, Dwi
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 20, No 1 (2026): TEKNOTAN, April 2026
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jt.vol20n1.6

Abstract

Rice Milling Unit (RMU) merupakan mesin utama yang digunakan dalam proses penggilingan gabah. Kinerja RMU dipengaruhi oleh konfigurasi mesin, kualitas bahan baku dan teknik operasional yang diterapkan. Rata-rata efiesiensi kinerja RMU di Indonesia, masih cenderung rendah (<60%), hal ini juga mempengaruhi mutu beras yang dihasilkan. Peningkatan upaya kinerja RMU dapat dilakukan dengan pengaturan konfigurasi mesin RMU. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja RMU di Gapoktan Sukabungah, Lebak Banten, serta melakukan optimasi dari konfigurasi yang digunakan (double husker-separator-polisher-grader). Metode yang digunakan meliputi pengujian mesin, pengukuran kualitas mutu bahan dan mutu beras yang dihasilkan. Varietas yang digunakan dalam pengujian ini adalah Inpari 32. Berdasarkan identifikasi dan evaluasi yang dilakukan, optimasi RMU diterapkan pada masing-masing komponen mesin, seperti penyesuaian jarak rubber roll pada husker, pergantian saringan penyosoh dan pengurangan tekanan pegas tutup outlet pada polisher, serta penyetelan kemiringan dan getaran grader. Hasil optimasi menunjukkan peningkatan kapasitas pengumpanan dan kapasitas pengeluaran, serta peningkatan rendemen gabah kering giling menjadi beras dari 67,90% menjadi 69,03%. Mutu beras (butir kepala, benda asing, butir merah, butir kapur, butir gabah dan kadar air) yang dihasilkan sebagian besar sudah memenuhi standar SNI 6128:2020 dengan kriteria mutu Medium I.
Proses Pemecahan Masalah Matematika Siswa Berkemampuan Tinggi dalam Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Rahayu, Dwi; Rustam; Munaldus
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pemecahan masalah matematika siswa berkemampuan tinggi dalam menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel berdasarkan langkah-langkah Polya. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari tiga siswa kelas IX SMP Negeri 6 Pontianak yang memiliki kemampuan matematika tinggi dan dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes pemecahan masalah dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan pada tahap memahami masalah, siswa berkemampuan tinggi membaca soal secara berulang dan menandai bagian penting, kemudian menulis informasi yang diketahui dan ditanya pada lembar jawaban. Namun, representasi tertulis siswa masih kurang lengkap. Pada tahap merencanakan penyelesaian, siswa berkemampuan tinggi terlebih dahulu menentukan variabel keputusan, tetapi pendefinisiannya belum dituliskan secara jelas dan lengkap. Meskipun demikian, siswa mampu membentuk sistem persamaan linear dua variabel yang tepat. Pada tahap melaksanakan rencana, siswa berkemampuan tinggi dapat menyelesaikan model matematika dengan benar dan memilih strategi penyelesaian yang dianggap paling efisien. Pada tahap memeriksa kembali, siswa berkemampuan tinggi hanya menuliskan kesimpulan akhir tanpa melakukan verifikasi dengan mensubstitusikan nilai variabel ke dalam model matematika awal.
Pengaruh Jumlah Wisatawan dan Jumlah Hotel terhadap Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Lampung Sanida, Nuris; Rahayu, Dwi
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 12 No 2 (2026): Juni
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v12i2.34310

Abstract

This study aimed to analyze the effect of the number of tourists and the number of hotels on economic growth in Lampung Province during the period 2019–2024. This study employed a quantitative approach using secondary data obtained from the Central Bureau of Statistics (BPS). The data used were panel data consisting of time series and cross-section data, allowing a more comprehensive analysis of regional economic growth dynamics. The analysis method used in this study was panel data regression with the assistance of EViews 13 software. Model selection was conducted through several tests, namely the Chow test, Hausman test, and Lagrange Multiplier test to determine the most appropriate estimation model. The results showed that the number of tourists had a positive and significant effect on economic growth in Lampung Province, indicating that an increase in tourist visits stimulated economic activities through various supporting sectors such as transportation, trade, and services. In contrast, the number of hotels did not have a significant effect on economic growth. However, the simultaneous test showed that the number of tourists and the number of hotels jointly had a significant effect on regional economic growth. These findings indicated that the tourism sector played an important role in supporting regional economic growth, particularly through increasing tourist visits. Therefore, improving tourist destinations, supporting infrastructure, and tourism promotion was necessary to encourage sustainable economic growth in Lampung Province.