Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Tata Naskah Dinas di Kelurahan Cireundeu Kecamatan Ciputat Timur Kota Tangerang Selatan Iswan; Endang Sulastri; Ma’mu Murod; Agus Sarjito
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 4 (2023): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i4.20909

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat secara umum, bertujuan untuk meningkatkan profesionalitas para aparatur kelurahan, Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW) khususnya dalam lingkungan Kelurahan Cireundeu, Kecamatan Ciputat Tmur, Kota Tangerang Selatan. Melalui proses pendidikan dan pelatihan bagi aparatur yang beradadi garda terdepan harus terus dilakukan agar memahami bahwa setiap unsur komponen di masyarakat bisa memberikan pelayanan yang terbaik. Implementasi tata naskah dinas di Kelurahan Cireundeu, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan. Secara terus menerus disosialisasikan melalui pelatihan tentang tata naskah dinas. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sangat baik agar seluruh aparatur RT dan RW, agar memiliki persepsi yang sama tentang sistem administrasi yang baik. Aparatur RT dan RW adalah merupakan lembaga kemasyarakatan yang dibentuk melalui musyawarah masyarakat setempat dalam rangka untuk memberi pelayanan kepada masyarakat, dan pemerintah, oleh karena itu pembinaan terus dilakukan secara berkelanjutan. Hasil diadakan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kapasitasnya sebagai pelayan publik, agar pemahaman tentang system administrasi yang berkaitan dengan naskah dinas betul-betul sesuai dengan kebijakan pemerintah daerah Kota Tangerang Selatan. Peningkatan keterampilan bagi para pengurus lembaga kemasyarakatan ini khususnya dalam bidang administrasi agar berjalan dengan baik dan benar, dan dapat menciptakan hubungan yang harmonis antar masyarakat dengan pemerintah daerah. Secara umum peserta pendidikan dan pelatihan bagi lembaga kemasyarakatan tentang tata naskah dinas, berdasarkan data yang diperoleh mayoritas peserta pelatihan para aparatur RT dan RW, masih berpendidikan SLTP sebanyak 6 orang dan yang berpendidikan SLTA sebanyak 22 orang sedangkan yang berpendidikan Sarjana sebanyak 6 orang dan yang berpendidikan magister ada 1 orang.  
Tantangan Pendidikan Karakter Dalam Mengatasi Krisis Kepercayaan Kepada Guru Di Sekolah Dasar Natiqotul Istiqomah; Iswan; Gunawan Santoso; Edi Ribowo
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 5 (2023): November 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i5.1377

Abstract

Penelitian dengan judul Tantangan Pendidikan Karakter dalam Mengatasi Krisis Kepercayaan Orang Tua Terhadap Guru di Sekolah Dasar ini membahas permasalahan krusial dalam pendidikan karakter di tingkat sekolah dasar, yaitu tantangan dalam mengatasi krisis kepercayaan orang tua terhadap guru. Dalam konteks ini, peran penting orang tua dan guru sebagai agen pendidikan karakter menjadi sorotan utama. Tantangan ini mencakup aspek-aspek kompleks seperti harmonisasi nilai-nilai agama Islam dengan nilai-nilai Pancasila yang menjadi landasan moral di Indonesia. Studi ini mencoba menjelaskan bagaimana keterlibatan aktif orang tua, komunikasi yang terbuka, dan pembentukan program pendidikan karakter yang terencana dapat menjadi solusi untuk mengatasi krisis kepercayaan tersebut. Harmoni antara nilai-nilai agama Islam dengan nilai-nilai Pancasila diidentifikasi sebagai pilar utama dalam membangun landasan moral yang konsisten. Komunikasi yang baik antara orang tua dan guru menjadi kunci penting untuk memahami tujuan pendidikan karakter dan meredakan ketidakpastian yang mungkin timbul. Pembahasan dalam penelitian ini juga menyoroti pentingnya pemberdayaan guru dan orang tua sebagai mitra dalam membentuk karakter anak-anak. Umpan balik yang terus-menerus dan evaluasi berkala terhadap program pendidikan karakter diidentifikasi sebagai mekanisme yang efektif dalam menilai dan meningkatkan efektivitas program. Pendekatan yang peneliti gunakan dalam penelitian adalah pendekatan deskriptif kualitatif, mendeskripsikan tentang tantangan Pendidikan karakter dalam mengatasi krisis kepercayaan orang tua terhadap guru di sekolah dasar. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam mengidentifikasi strategi konkret untuk mengatasi tantangan pendidikan karakter dan krisis kepercayaan orang tua terhadap guru di sekolah dasar. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat membantu para praktisi pendidikan, kebijakan pendidikan, dan peneliti untuk lebih memahami dinamika kompleks dalam pendidikan karakter di tingkat pendidikan dasar.