Halimatus Sa'diyah
Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Collaborative Writing Using Google Docs in an EFL Classroom: Voices from High School Students Halimatus Sa'diyah; Salim Nabhan
VELES Voices of English Language Education Society Vol 5 No 2 (2021): VELES Voices of English Language Education Society
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/veles.v5i2.3863

Abstract

The employment of technology in the teaching and learning process is unavoidable in the digital age. One of the online media utilized in English classes is Google Docs. However, there has been minimal discussion on the use of Google Docs for collaborative writing, particularly in high school EFL classes. As a result, the purpose of this study is to find out what EFL students think about utilizing Google Docs for collaborative writing in an English class at a senior high school. The researchers performed a qualitative case study to solve the problem. The information was gathered through an interview with kids from one of Sidoarjo's private schools in East Java, Indonesia. To support the main, classroom observations and the analysis of students' documents in the form of a portfolio were used to triangulate the data. After that, the data were subjected to thematic analysis. The study uncovered two key topics that addressed the advantages and drawbacks of utilizing Google Docs for collaborative writing. Students' enthusiasm, digital literacy, social skills, and writing skills improved when they used Google Docs for collaborative writing. Students, on the other hand, experienced some difficulties in terms of internet connection, the availability of accompanying gadgets, and their own abilities. The findings of the study could have practical implications in English classes.
Pengembangan dan Uji Kelayakan Media BIMA Berbasis Flashcard QR pada Materi Bangun Ruang di Sekolah Dasar Halimatus Sa'diyah; Via Yustitia; Prayogo Prayogo
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 8 No. 2 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v8i2.780

Abstract

Kemampuan numerasi adalah keterampilan dasar yang krusial bagi peserta didik sekolah dasar, tetapi hasil PISA mengindikasikan bahwa kemampuan numerasi peserta didik Indonesia masih rendah, terutama pada materi geometri bangun ruang yang bersifat abstrak. Hal ini dikarenakan oleh keterbatasan sumber belajar. Penelitian ini bertujuan (1) Mendeskripsikan proses pengembangan media BIMA berbasis flashcard QR, (2) Mengetahui kelayakan media BIMA berbasis flashcard QR, dan (3) Menganalisis tanggapan pengguna media flashcard QR dalam pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, yang dibatasi hingga Implementasi skala kecil. Subjek yang diteliti terdiri dari 3 validator (ahli materi, bahasa, media), satu guru kelas VI, serta 12 peserta didik. Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner validasi ahli, serta kuesioner tanggapan guru dan peserta didik. Kemudian dianalisis dengan metode kuantitatif dan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) proses pengembangan media BIMA dilakukan secara sistematis sesuai model ADDIE mulai analisis sampai implementasi, (2) media BIMA dinyatakan sangat layak oleh para ahli dengan skor validasi materi 81,81%, bahasa 92,85% dan media 81,25% (3) respon peserta didik dan guru terhadap penggunaan media BIMA mendapatkan kategori layak dengan skor 75% respon guru dan kategori sangat layak dengan skor 95,83% respon peserta didik. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi flashcard QR dengan teknologi digital untuk memvisualisasikan konsep bangun ruang secara lebih konkret.