Maryadi
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran ICT dalam Pembelajaran pada Program Digital Class: Studi Fungsi, Hambatan, dan Faktor Pendukung Implementasi Diki Wahyudi; Endang Fauziati; Maryadi
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1792

Abstract

Implementasi Information and Communication Technology (ICT) dalam pembelajaran pada program Digital Class menjadi fokus penelitian ini. Penelitian bertujuan untuk mengkaji implementasi ICT ditinjau dari 1) fungsi utama ICT dalam pembelajaran, 2) faktor penghambat, dan 3) faktor pendukung implementasi menggunakan kerangka kerja Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan analisis dokumen selama enam bulan, dari Juli hingga Desember 2024. Subjek penelitian meliputi guru, siswa, dan staf IT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi ICT mencakup lima fungsi utama: learning resource, collaboration, personalization, engagement, dan assessment. Analisis menggunakan TPACK mengungkapkan bahwa keberhasilan integrasi teknologi sangat bergantung pada keseimbangan antara pengetahuan teknologi, pedagogi, dan konten yang dimiliki oleh guru. Tantangan utama dalam implementasi meliputi keterbatasan infrastruktur teknologi seperti akses internet yang tidak memadai, kurangnya kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi secara optimal, serta resistensi terhadap perubahan. Sebaliknya, faktor pendukung mencakup penyediaan perangkat keras seperti tablet atau laptop, pelatihan rutin untuk meningkatkan kompetensi guru dalam TPACK, serta dukungan kebijakan sekolah yang proaktif terhadap penggunaan ICT. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan strategi implementasi ICT di sekolah menengah dan menyediakan rekomendasi praktis untuk optimalisasi penggunaan teknologi dalam pembelajaran.
Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru di Lembaga Pendidikan Islam Ariza Fardiatama; Harun Joko Prayitno; Maryadi
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2999

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMP Ahmad Dahlan Boarding School Sukoharjo. Fenomena rendahnya kinerja guru dalam aspek pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian menjadi latar belakang utama penelitian ini. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus, penelitian ini menggali secara mendalam praktik kepemimpinan berbasis nilai Islam. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan kepala sekolah, guru, yayasan, dan wali murid, observasi partisipatif terhadap kegiatan pembelajaran dan kepemimpinan, serta studi dokumentasi berupa laporan supervisi, visi-misi sekolah, dan program kerja. Partisipan dipilih melalui teknik purposive sampling dengan melibatkan 12 informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan tiga strategi utama yang dijalankan kepala sekolah, yaitu: (1) perumusan visi-misi integratif yang menggabungkan nilai keislaman dan kebutuhan masyarakat; (2) pelaksanaan supervisi akademik yang humanis dan berorientasi pembinaan; serta (3) pembentukan budaya kerja melalui keteladanan spiritual. Strategi tersebut berdampak positif terhadap peningkatan kedisiplinan, profesionalisme, serta etos kerja guru. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam memperluas literatur kepemimpinan pendidikan Islam dengan menekankan integrasi aspek manajerial dan spiritual dalam satu kerangka strategis. Secara praktis, penelitian ini menawarkan model kepemimpinan yang relevan bagi kepala sekolah dalam merancang strategi peningkatan mutu guru. Keterbatasan penelitian ini terletak pada lingkup studi yang terbatas pada satu sekolah. Oleh karena itu, penelitian lanjutan disarankan untuk dilakukan dengan pendekatan mixed methods dan pada konteks sekolah yang lebih beragam agar diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif.