This Author published in this journals
All Journal Jurnal Golden Age
Rizka Nuraeni Suhanda
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN GURU DALAM PENGGUNAAN TOILET TRAINING UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN ANAK USIA 4-5 TAHUN Rizka Nuraeni Suhanda; Cucu Atikah; Isti Rusdiyani
Jurnal Golden Age Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v7i2.18705

Abstract

Penelitian ini berkaitan tentang Peran Guru dalam Penggunaan Toilet Training untuk Meningkatkan Kemandirian Anak Usia 4-5 Tahun di RA Al-Izah Kota Serang. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dimana pengumpulan datanya dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi dan catatan lapangan dari aktivitas anak dan peran guru dalam penggunaan toilet training di RA Al-Izzah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana Peran Guru dalam Penggunaan Toilet Training untuk Meningkatkan Kemandirian. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan toilet training membutuhkan perencanaan, pelaksaan serta evaluasi. Pada perencanaan guru membuat perencanaan pada masa ta’aruf observasi sensorimotor masa observasi. Pada tahap pelaksanaan menggunakan pembiasaan dengan teknik praktik langsung, modelling, verbal dan reward. Serta ada evaluasi untuk mengetahui sejauh mana program telah berhasil dilakukan. Peran guru sebagai fasilitator, seperti guru memberikan contoh penggunaan toilet training dengan menggunakan fasilitas toilet yang sudah tersedia. Peran guru sebagai inspirator, seperti guru mendorong minat anak untuk mampu melakukan BAB dan BAK sendiri tanpa bantuan dari guru serta guru memberikan contoh tahap penggunaan toilet training kepada anak. Peran guru sebagai pembimbing, seperti guru memberikan bimbingan pada anak yang kesulitan melakukan toilet training. Peran guru sebagai motivator, seperti guru selalu membimbing dan memotivasi anak untuk berani mengungkapkan keinginannya. Peran guru sebagai mediator yaitu guru menyediakan peralatan pendukungnya seperti sabun cuci tangan, gayung, ember,air bersih dan lain-lain. Kelebihan dan kekurangan adalah toilet yang letaknya dekat dengan anak yaitu di dalam kelas. Perkembangan kemandirian anak di RA Al-Izzah sudah berkembang dengan baik, salah satunya anak sudah mampu dan berani ke toilet sendiri serta melakukan aktivitas sendiri di toilet.