UMKM kuliner di Indonesia menghadapi tantangan dalam pengelolaan operasional harian, terutama terkait pencatatan transaksi, manajemen stok, dan pelaporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan dan merancang sistem informasi manajemen berbasis web yang sesuai dengan karakteristik dan keterbatasan pelaku UMKM kuliner. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode Design Thinking, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan Focus Group Discussion (FGD) terhadap pelaku usaha dari berbagai kota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima fitur utama yang dibutuhkan adalah pencatatan transaksi harian, manajemen stok bahan baku, laporan keuangan otomatis, pengelolaan data pelanggan, dan monitoring penjualan. Purwarupa sistem dirancang dalam bentuk dashboard interaktif dengan struktur navigasi sederhana dan desain antarmuka yang responsif. Evaluasi terhadap pengguna menunjukkan bahwa sistem mudah digunakan, relevan dengan kebutuhan usaha, dan membantu meningkatkan efisiensi pengelolaan bisnis. Penelitian ini menegaskan pentingnya pelibatan pengguna dalam proses perancangan sistem dan menunjukkan bahwa solusi digital yang disesuaikan secara kontekstual dapat menjadi katalisator transformasi digital UMKM di sektor kuliner. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan teknologi tepat guna untuk usaha mikro, serta mendukung agenda nasional dalam mendorong digitalisasi sektor informal. Kata Kunci: UMKM Kuliner, Sistem Informasi Manajemen, Web-Based Application, Design Thinking, Digitalisasi Usaha Mikro