Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan alat pengukur kelembapan tanah untuk peningkatan kualitas padi di desa Waluya kabupaten Karawang Reni Rahmadewi; Ulinnuha Latifa; Tesa Nur Padilah; Agus Sutiyana; Sandi Sandi; Fitria Nurul Husna
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.21692

Abstract

Abstrak              Alat pengukur kadar air tanah dalam upaya meningkatkan efisiensi dan hasil kelompok tani di Desa Waluya Kabupaten Karawang. Pengukuran kelembaban tanah mempunyai peranan besar dalam meningkatkan kinerja pertanian, khususnya pada pertumbuhan tanaman padi. Melalui penggunaan alat yang canggih, kelompok tani dapat memantau kelembaban tanah secara real-time dengan sensor kelembaban tanah yang terintegrasi dengan mikrokontroler, memberikan peluang untuk mengambil tindakan yang lebih akurat dalam mengelola sumber daya pertanian. Kajian ini mencakup penerapan Alat, pelatihan Pengukur Kelembapan Tanah dalam penggunaan alat ini, dan pemantauan dampaknya terhadap hasil panen padi. Hasil dari pengabdian menunjukkan bahwa penggunaan alat kelembapan tanah berhasil mengukur kelembapan tanah dengan rata-rata pengukuran pada petak sawah sebesar 90,8 persen. Sehingga membantu petani dalam menentukan debit air yang diperlukan oleh padi. Oleh karena itu, penerapan alat ini diharapkan membantu para petani dalam upaya perawatan tanaman padi. Kegiatan penyuluhan ini diharapkan mampu memberikan wawasan penting mengenai dampak teknologi inovatif dalam mendukung pertanian berkelanjutan dan memberdayakan kelompok Pengukur Kelembapan Tanah di daerah pedesaan. Kata kunci: pengabdian; sosialisasi; padi; kelembapan; desa. AbstractMeasuring soil moisture content in an effort to increase the efficiency and yield of farmer groups in Waluya Village, Karawang Regency. Soil moisture measurement has a major role in improving agricultural performance, especially in the growth of rice plants. Through the use of advanced tools, farmer groups can monitor soil moisture in real-time with soil moisture sensors integrated with microcontrollers, providing opportunities to take more accurate actions in managing agricultural resources. This study covers the application of the tool, training of soil moisture meters in the use of this tool, and monitoring its impact on rice yields. The results of the service showed that the use of the soil moisture tool successfully measured soil moisture with an average measurement in a rice field plot of 90.8 percent. So that it helps farmers in determining the water discharge needed by rice. Therefore, the application of this tool is expected to help farmers in their efforts to care for rice plants. This extension activity is expected to provide important insights into the impact of innovative technology in supporting sustainable agriculture and empowering Soil Moisture Measuring groups in rural areas. Keywords: devotion; socialization; rice; humidity; village.
Pemanfaatan sistem pakan otomatis berbasis IoT pada budidaya ikan lele di Desa Sungaibuntu Karawang Reni Rahmadewi; Insani Abdi Abdi Bangsa; Dian Budhi Budhi Santoso; Safrian Andromeda; Nurani Masyita; Ni Luh Bella Windu Febriayanti Windu Dwijaksara; Agus Sutiyana; Baginda Muhammad Raihan P.R.S
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27342

Abstract

Permasalahan budidya ikan lele salah satunya adalah memiliki sifat kanibalisme dalam proses pertumbuhan dan perkembangannya sehingga pemberian pakan dan perawatan pada ikan lele harus diperhatikan agar tidak terjadi gagal panen yang berakibat dapat merugikan para peternak ikan lele. Permasalahan lainnya yang ada pada budidaya ikan lele adalah keterlambatan pemberian pakan akan sangat berakibat fatal hingga kematian pada ikan lele dan kondisi para peternak ikan masih menggunakan metode manual dalam proses pemberian pakannya. Tujuan dari pengabdian masyrakat ini untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada para peternak ikan lele di Desa Sungaibuntu Karawang mengenai alat pelontar pakan ikan lele berbasis IoT, sehingga para peternak ikan lele mampu memberikan pakan dengan mudah menggunakan alat ini, dan mengatur penjadwalan sesuai dengan kebutuhan ikan lele agar proses budidaya ikan lele lebih maksimal. Kegiatan pengabdian masyrakat ini dilaksanakan di Kantor Desa dan Kolam Peternak milik salah satu pelaku UMKM ikan lele yang berjumlah 20 peserta, dengan dua kegiatan utama yakni pelaksanaan sosialisasi dan demonstrasi alat pelontar pakan. Hasil kegiatan pengabdian masyrakat yang telah dilaksanakan para peternak ikan lele mampu mengoperasikan beberapa fitur alat pelontar pakan, dan alat pelontar pakan dapat berfungsi sesuai dengan kebutuhan peternak ikan lele yang dilengkapi dengan penjadwalan otomatis melalui smartphone.