Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Modernisasi Alat Produksi Pengrajin Lampu Hias Pelepah Daun Kelapa Guna Meningkatkan Efektivitas Produksi Di Desa Kebakalan Asni Tafrikhatin; Ari Waluyo; Blandina Hendrawardani; Linda Noviasari; Juri Benedi; Devi Cahyaningsih; Nanda Wijiastuti; Alif Faturrahman; Novita Nur Rahmawati; Vina Dwi Kundari; Nuria Asri; Naufal Ilham Putra; Deni Setiawan; Irkham Virmansyah
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v5i2.1760

Abstract

Desa Kebakalan merupakan salah satu desa di Kebumen yang memiliki potensi pohon kelapa yang cukup banyak. Pohon kelapa merupakan tanaman seribu manfaat karena dari ujung daunnya hingga akarnya dapat dimanfaatkan semua. Namun, pelepah daun kelapa sering dimanfaatkan sebagai sumber api untuk memasak bagi warga yang akan memasak. Karena nilai pelepah daun kelapa yang masih rendah, sehingga kami mencoba membuat inovasi baru yaitu memenfaatkan pelepah daun kelapa untuk lampu hias. Metode pelaksanaan pengabdian kami dengan cara memberikan bantuan peralatan produksi untuk meningkatkan efektivitas produksi pelepah daun kelapa. Hasil dari pengabdian adalah tingkat produksi menjadi lebih efisien dan efektif sehingga harapannya jika ada pemesan online dapat segera dikerjakan.
Water Turbidity Detection Device Using Turbidity Sensor Based On Arduino Uno Linda Noviasari; Asni Tafrikhatin; Juri Benedi; Vicky Oby Syahputra
Jurnal E-Komtek (Elektro-Komputer-Teknik) Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/e-komtek.v8i2.2219

Abstract

A water turbidity detector using an Arduino Uno based turbidity sensor is a solution to measure water turbidity. The turbidity sensor functions to measure the level of water turbidity by detecting dissolved solid particles in it. The use of Arduino Uno as the main microcontroller, turbidity sensor to measure the level of turbidity and the results can be displayed clearly on the LCD. The main advantage of this tool is its ability to provide information about water turbidity. The integrated LED and Buzzer also provide notification if the water turbidity level has been set. In addition, the simplicity of use and integration between the turbidity sensor, Arduino Uno, LED, LCD, and buzzer on one microcontroller board provides convenience for users. The outputs of this system are LCD, LED and buzzer, and the entire input-output system is integrated by one arduino uno microcontroller board. This system is designed to assist users in detecting turbidity using a turbidity sensor. Based on testing, the success rate of this system is 93.27%.
Peningkatan Kapasitas Pengurus BUMDes dalam Penyusunan Laporan Keuangan Berdasarkan Kepmendesa PDTT Nomor 136 Tahun 2022 melalui Workshop dan Pendampingan di Kabupaten Kebumen Wakhid Yuliyanto; Asni Tafrikhatin; Suratno; Ari Waluyo; Jati Sumarah; Desi Sugiarti; Blandina Hendrawardani; Uswatun Khasanah; Widya Audy Febriyanti; Imam Maulana; Ristianti Yuliana12; Arwan Widagdo; Ajeng Tiara Wulandari; Juri Benedi
JURPIKAT Vol 7 No 2 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i2.3228

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) berperan penting dalam meningkatkan perekonomian desa, namun masih menghadapi kendala dalam penyusunan laporan keuangan sesuai regulasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengurus BUMDes dalam menyusun laporan keuangan berdasarkan Keputusan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 136 Tahun 2022. Kegiatan dilaksanakan oleh LPPM Politeknik Piksi Ganesha Indonesia pada tanggal 25–26 September 2024 dengan peserta sebanyak 11 orang yang terdiri atas pengurus BUMDes dan perangkat desa. Metode yang digunakan adalah Participatory Training and Assistance (PTA) melalui tahapan identifikasi masalah, workshop, pendampingan praktik, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum pelatihan sebanyak 72,73% peserta masih kurang memahami regulasi pelaporan BUMDes dan 90,91% belum mengetahui implementasinya. Setelah mengikuti workshop dan pendampingan, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman serta kemampuan menyusun laporan keuangan sesuai standar. Kegiatan ini efektif dalam mendukung tata kelola BUMDes yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.