Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH KONSEP DIRI DAN STRES TERHADAP PERILAKU BULLYING SISWA SMAN 06 JAKARTA Arief Suci Kurniasihanto
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 7, No 2 (2024): May 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i2.1840

Abstract

Perilaku Bullying merupakan perbuatan atau perkataan yang menimbulkan rasa takut, sakit atau tertekan baik secara fisik maupun mental yang dilakukan secara terencana oleh pihak yang merasa lebih berkuasa terhadap pihak yang dianggap lebih lemah. Perilaku bullying ini dipengaruhi oleh berbagai faktor salah satunya ialah konsep diri. Individu yang memiliki konsep diri negatif akan cenderung mengalami stres sehingga apapun dilakukan individu untuk menutupi kekurangannya tersebut, termasuk dalam hal ini melakukan perilaku bullying.  Dan sebaliknya, individu yang memiliki konsep diri positif cenderung yakin pada kemampuannya dalam mengatasi masalah serta dapat menerima dan memahami kenyataan yang bermacam-macam tentang dirinya termasuk informasi yang baik ataupun yang buruk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 200 responden siswa SMAN 06 Jakarta. Pengambilan sampel yang dilakukan menggunakan non probability sampling dimana setiap objek penelitian yang diambil tidak memiliki peluang yang sama untuk dijadikan sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan variabel konsep diri dan stres secara signifikan mempengaruhi perilaku bullying sebesar 34,3 %. Kemudian dari tujuh dimensi IV (empat dimensi konsep diri yaitu, self image, ideal self, social self, self evaluation, dan tiga dimensi stres yaitu respon fisik, respon psikologis, respon perilaku) yang diteliti hanya dua dimensi yang pengaruhnya signifikan terhadap perilaku bullying dengan nilai signifikansi .000 (sig < .000) yaitu dimensi ideal self dan respon perilaku.
PEMBINAAN AKHLAK ANAK DALAM KELUARGA IBU BEKERJA Arief Suci Kurniasihanto; Muhamad Hamzah
Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol. 9 No. 1 (2025): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v9i1.4316

Abstract

Orang tua khususnya ibu memiliki tanggung jawab besar terhadap pendidikan anak. orang tua perlu membekali anak-anaknya dengan ilmu pengetahuan dan ketrampilan yang berguna bagi kehidupan anaknya kelak, sehingga pada masa dewasanya mampu mandiri dan bermanfaat bagi kehidupan sosial, bangsa dan negara. Jenis penelitian ini adalah studi lapangan (field research). Sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Sedangkan metode pengumpulan data dalam penelitian ini observasi, interview, dan dokumentasi. Adapun dalam menganalisis data peneliti menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, akhlak anak keluarga ibu bekerja di Desa Kalitorong Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang dapat dikategorikan baik. Akhlak tersebut seperti senang sholat lima waktu berjama’ah, senang bersholawat, sopan santun kepada orang tua, baik terhadap saudara, dan suka tolong menolong, jujur, dan senang berbagi kepada teman serta berbelas kasihan dengan sesama. Kedua pembinaan akhlak anak pada keluarga ibu bekerja di Desa Kalitorong Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang meliputi: 1). Tujuan pembinaan akhlak anak para keluarga ibu bekerja Desa Kalitorong Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang, yaitu menjadikan anak memiliki akhlak yang mulia seperti akhlak Nabi Muhammad SAW. Sebagai suri tauladan umat Islam dan sesuai tuntunan ajaran agama Islam, patuh kepada orang tua, memiliki pergaulan yang baik pula di masa depan menjadi anak yang sholeh dan sholehah. 2). Materi pembinaan akhlak anak pada keluarga ibu bekerja di Desa Kalitorong Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang, yaitu sholat lima waktu berjama’ah, sopan santun dan patuh kepada kedua orang tua, rajin, jujur disiplin dan saling tolong menolong terhadap sesama. 3). Metode pembinaan akhlak anak pada keluarga ibu bekerja di Desa Kalitorong Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang, yaitu metode pembiasaan, metode nasihat dan metode paksaan.