Christine Masada Hirashita Tobing
Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pembentukan Karakter Survival Siswa melalui Media Film: Studi Eksperimen pada Film Drawing Closer dan 18x2 Beyond Youthful Days Siti Sarah Salsadita; Christine Masada Hirashita Tobing; Dery Purnama Saefudin
HANA: Humanities and Academic Narratives in Education Vol. 1 No. 2 (2026): HANA: Humanities and Academic Narratives in Education
Publisher : Asosiasi Asesmen Pendidikan (AAP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63203/hana.v1i2.492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembentukan karakter survival siswa melalui narasi tokoh film Drawing Closer dan 18x2 Beyond Youthful Days. Karakter survival dipahami sebagai kemampuan siswa dalam membangun ketahanan diri, refleksi makna hidup, serta sikap adaptif dalam menghadapi tantangan personal dan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui desain Pre-Experimental Pre-Test and Post-Test. Subjek penelitian meliputi peserta didik kelas X Perhotelan 2 dan X DPB 2 di SMKN 32 Jakarta Selatan dengan jumlah responden 59 siswa, serta didukung data dari guru bimbingan dan konseling, wali kelas, dan pihak kurikulum kesiswaan. Layanan penguasaan konten berbasis narasi tokoh film digunakan sebagai media pembelajaran reflektif yang mendorong pemaknaan nilai dan pengalaman kemanusiaan siswa. Analisis data dilakukan menggunakan uji Paired Samples t-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pre-test dan post-test, dengan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemanfaatan narasi tokoh film dalam layanan penguasaan konten berpengaruh secara signifikan terhadap pembentukan karakter survival siswa. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis narasi melalui media film dapat menjadi alternatif pedagogis yang efektif dalam mendukung pendidikan karakter dan pengembangan nilai kemanusiaan di lingkungan sekolah menengah kejuruan.