Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Peran Penyuluh Dan Perilaku Petani Penangkar Benih Padi Sawah Di Kecamatan Bungaraya Kabupaten Siak rini nizar; Hamdan Yasid; Khairunnas; Erick Gunawan Bahar
Jurnal Agribisnis Vol. 24 No. 2 (2022): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (779.827 KB) | DOI: 10.31849/agr.v24i2.11983

Abstract

Salah satu strategi dalam meningkatkan produksi padi adalah dengan menggunakan benihunggul. Program budidaya benih unggul oleh petani disebut dengan penangkar benih. Penyuluhmerupakan aktor yang berperan mensukseskan program tersebut kepada petani padi. Kesuksesanprogram tersebut perlu diukur dengan cara menilai sejauh mana peran penyuluh dalammensukseskan teknik penangkaran benih kepada petani dan sejauh mana program tersebutmembuat petani menjadi seorang penangkar benih. Lokasi penelitian di Kecamatan BungarayaKabupaten Siak yang merupakan sentra produksi padi. Jenis penelitian ini merupakan penelitiandeskriptif kualitatif menggunakan 3 skala Likert. Sumber data yang digunakan dalam penelitianini adalah data primer. Populasi dalam penelitian ini adalah petani penangkar benih padi sawah diKecamatan Bungaraya. Penentuan sampel dilakukan secara purposive random sampling yangberjumlah 100 orang dengan kriteria petani padi yang juga berprofesi sebagai penangkar benihpadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran penyuluh dalam mengedukasi, mendiseminasi,memfasilitasi, konsultasi dan mensupervisi masuk kedalam kategori sangat berperan sedangkandalam memonitoring dan evaluasi masuk kedalam kategori cukup berperan. Perilaku petani dalammeningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan masuk kedalam kategori sangat baik.
THE ROLE OF AGRICULTURAL EXTENSIONERS AND AGRICULTURAL FARMER CHARACTERISTICS ON THE BEHAVIOR OF RICE SEED FARMERS IN BUNGA RAYA DISTRICT, SIAK REGENCY Rini Nizar; Hamdan Yasid; Khairunnas Khairunnas; Erick Gunawan Bahar
Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 7, No 3 (2023): November 2023
Publisher : Faculty of Animal and Agricultural Science, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/agrisocionomics.v7i3.17302

Abstract

Cultivation techniques carried out by paddy farmers in Siak regency are generally still traditional and dominantly use local varieties. one of the efforts to increase production, government through related agencies produce superior rice seeds. This superior rice seed will be effective and have a broad impact if it is adopted by farmers through dissemination and extension methods. This study aims to determine the role of agricultural extension and the characteristics of farmers who carry out superior rice seed farming in Bunga Raya District, Siak Regency. This type of research is survey. the data used in this study are primary data and secondary data. Primary data was taken using a questionnaire.  secondary data was taken from related agencies. The data obtained was analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) and then processed using the SmartPLS 3.0 data processing application. Determination of the sample was carried out by purposive random sampling, amounting to 100 people with the criteria of rice farmers who also work as rice seed breeders. Research results showed that farmers' skills are influenced by education, monitoring and evaluation. The attitude of farmers is influenced by education, consultation. Farmer's knowledge is influenced by farmer characteristics, facilitation, monitoring and evaluation. Education, consultation, facilitation, monitoring and evaluation which are dimensions of the role of extension agents significantly influence the behavior of rice seed breeders consisting of knowledge, attitudes and skills.
KAWASAN UNGGULAN SUBSEKTOR TANAMAN PANGAN DI KABUPATEN TANAH DATAR PROVINSI SUMATERA BARAT Erick Gunawan Bahar; Fajar Restuhadi; Arifudin Arifudin
JURNAL SENPLING MULTIDISIPLIN INDONESIA Vol 2, No 1 (2024)
Publisher : Pelantar Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52364/senpling.v2i1.16

Abstract

One of the steps taken to improve the community's economy in an area is by implementing a regional development strategy based on leading sectors. By detecting and tracing the ability of the food crop sub-sector in a region to realize competitive and high-value agricultural activities so as to provide benefits for increasing regional income. The purpose of this study was to identify which areas are superior in each food crop sub-sector in Tanah Datar District, West Sumatra Province. The population of this study is all time series data for the production of the food crops sub-sector for 5 years, namely in the period 2017 – 2021 obtained from the Central Bureau of Statistics of Tanah Datar Regency. The analytical methods used to determine superior food crop products include the Sectoral Contribution Index (IKS), Growth Ratio Model (MRP), Location Quotient (LQ), Dynamic Location Quotient (DLQ) and Composite Index (IK). The results showed that based on the calculation of the composite index composed of four indicators (IKS, MRP, LQ, DLQ), the leading commodity areas in the food crops sub-sector with high categories included rice commodities in the Districts of Sungai Tarab, North Lintau Buo, Batipuh and Ten Kotos. The corn commodity is found in the Districts of Sungai Tarab, Ten Koto and Rembatan. Soybean commodities are found in Padang Ganting District. The peanut commodity is found in Salimpauh and South Batipuh Districts. Mung bean commodity is found in Padang Ganting District. The cassava commodity is found in the Rambatan District. Sweet potato commodity is found in Pariangan District.
Peran Faktor Sosial Ekonomi Dan Lingkungan Terhadap Kesehatan Dalam Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Di Kecamatan Rumbai Timur Kota Pekanbaru Nizar, Rini; Amalia, Amalia; A, Hanifah Ulfa; Bahar, Erick Gunawan
Baselang Vol 4, No 2: OKTOBER 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/bsl.v4i2.214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis peran ketiga faktor yang terdiri dari sosial, ekonomi dan lingkungan terhadap kesehatan masyarakat, sehingga dapat memberikan rekomendasi yang bermanfaat bagi pengembangan program pekarangan pangan lestari (PPL) yang lebih efektif dan berkelanjutan. Metodologi penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan teknik purposive sampling dalam pengumpulan responden. Jumlah sampel yang dikumpulkan sebanyak 120 responden, analisis data menggunakan model struktural PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dalam penelitian ini, dilakukan analisis terhadap enam hipotesis yang diajukan peneliti. Hasil analisis menunjukkan terdapat dua hipotesis yang diterima dan empat hipotesis yang ditolak. Dua hipotesis yang diterima yaitu faktor ekonomi memiliki pengaruh positif signifikan terhadap faktor sosial dan faktor lingkungan memiliki pengaruh positif signifikan terhadap faktor kesehatan. Adapun empat hipotesis yang ditolak yaitu faktor ekonomi memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kesehatan, faktor ekonomi memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap lingkungan, faktor sosial memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kesehatan, faktor sosial memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap lingkungan.
Peran Faktor Sosial Ekonomi Dan Lingkungan Terhadap Kesehatan Dalam Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Di Kecamatan Rumbai Timur Kota Pekanbaru Nizar, Rini; Amalia, Amalia; A, Hanifah Ulfa; Bahar, Erick Gunawan
Baselang Vol 4, No 2: OKTOBER 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/bsl.v4i2.214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis peran ketiga faktor yang terdiri dari sosial, ekonomi dan lingkungan terhadap kesehatan masyarakat, sehingga dapat memberikan rekomendasi yang bermanfaat bagi pengembangan program pekarangan pangan lestari (PPL) yang lebih efektif dan berkelanjutan. Metodologi penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan teknik purposive sampling dalam pengumpulan responden. Jumlah sampel yang dikumpulkan sebanyak 120 responden, analisis data menggunakan model struktural PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dalam penelitian ini, dilakukan analisis terhadap enam hipotesis yang diajukan peneliti. Hasil analisis menunjukkan terdapat dua hipotesis yang diterima dan empat hipotesis yang ditolak. Dua hipotesis yang diterima yaitu faktor ekonomi memiliki pengaruh positif signifikan terhadap faktor sosial dan faktor lingkungan memiliki pengaruh positif signifikan terhadap faktor kesehatan. Adapun empat hipotesis yang ditolak yaitu faktor ekonomi memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kesehatan, faktor ekonomi memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap lingkungan, faktor sosial memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kesehatan, faktor sosial memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap lingkungan.
NILAI EKSPOR SAWIT DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PENDAPATAN DAERAH PROVINSI RIAU Nizar, Rini; Latifa Siswati; Amalia; Erick Gunawan Bahar
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 4 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Kelapa sawit merupakan komoditas utama yang mendukung perekonomian Indonesia, khususnya sektor pertanian, dengan kontribusi signifikan terhadap PDRB. Riau, sebagai penghasil terbesar minyak sawit di Indonesia, memiliki sektor perkebunan yang berperan penting sebagai tanaman perdagangan. Penting untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi sektor ini, agar dapat membantu evaluasi kebijakan pemerintah dalam pengembangan perkebunan sawit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi nilai ekspor sawit dan sejauh mana kontribusinya terhadap pendapatan daerah Provinsi Riau. Model regresi yang digunakan untuk menjelaskan nilai ekspor CPO menunjukkan hasil yang sangat baik, dengan R-squared yang tinggi dan Multiple R mendekati 1, menandakan kemampuan model yang kuat dalam memprediksi nilai ekspor CPO. Nilai F hitung yang besar dan P-value kecil menunjukkan signifikansi model secara keseluruhan, meskipun beberapa variabel independen tidak signifikan. Selain itu, kontribusi ekspor CPO terhadap PDRB sektor perkebunan dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti fluktuasi harga CPO global, kebijakan internasional, kebakaran hutan, dan pandemi COVID-19. Meskipun mengalami penurunan antara 2015 hingga 2019, sektor CPO pulih signifikan pada 2021 dan 2022 berkat lonjakan harga dan permintaan biodiesel, meskipun tantangan dari isu lingkungan dan kebijakan internasional tetap ada.
Economic and Policy Factors Affecting Palm Oil Export Value in Riau Province Nizar, Rini; Gunawan Bahar, Erick
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jagi.v12i1.24110

Abstract

The palm oil industry is a strategic sector in Indonesia’s economy that contributes significantly to national income, employment creation, and energy diversification. Riau Province, as one of the largest producers of crude palm oil (CPO), plays an important role in supporting Indonesia’s export performance. However, fluctuations in export value are influenced by various internal and external factors, including international prices, exchange rates, land area, production volume, and government policies. This study aims to analyze the influence of economic factors and regulatory policies on the export value of CPO at both the provincial (Riau) and national levels. The research applies a multiple linear regression model using annual secondary data from 2013 to 2022 obtained from the Central Statistics Agency (BPS), the Directorate General of Plantations, and the World Bank. The results show that international prices and land area significantly affect CPO export value, while production and exchange rates have no significant influence. Strategic policies such as the Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) certification, moratorium on new permits, and fiscal incentives have a positive but statistically insignificant short-term impact. The findings imply that Indonesia’s CPO export growth is mainly driven by global market dynamics and land capacity. Therefore, consistent and integrated sustainable policy support is essential to enhance competitiveness and ensure long-term export stability.