Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN WARGA CARA PEMUSNAHAN OBAT DAN JAMU DI DK. KERGAN, BAKUNG KECAMATAN JOGONALAN Suhendriyo; Dwi Subarti; Sunarmi
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 8 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v2i8.3334

Abstract

Perilaku membuang sampah Obat dan Jamu langsung ke tempat sampah berdampak burukbagi lingkungan karena dapat mencemari air tanah, sungai, danau atau bahkan air minum. Tetapi pembuangan Obat dan Jamu langsung ke tempat sampah merupakan cara pembuangan Obat dan Jamu yang umum di lingkungan rumah tangga baik di perkotaan maupun pinggiran kota. Pembuangan yang tidak layak dapat berbahaya jika kemudian menimbulkan kontaminasi pada sumber air setempat. Dengan adanya program pengabdian masyarakat yang berupa penyuluhan mengenai cara pemusnahan Obat dan Jamu ini terjadi peningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemusnahan Obat dan Jamu serta mengetahui ciri Obat dan Jamu yang harus dimusnahkan.
Pengaruh Edukasi terhadap Pengetahuan Lansia tentang Penggunaan Obat Hipertensi di Kabupaten Klaten Tahun 2024 Riska Pradana; Rani Tiara Desty; Dwi Subarti
Science Techno Health Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Science Techno Health Journal
Publisher : Science Techno Health Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak terjadi pada kelompok usia dewasa dan lanjut usia serta dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, gagal jantung, dan gagal ginjal. Penggunaan obat antihipertensi secara tepat, teratur, dan berkelanjutan merupakan bagian penting dalam pengendalian hipertensi. Namun, pengetahuan lansia mengenai penggunaan obat hipertensi masih belum optimal, terutama terkait aturan penggunaan, dosis, waktu konsumsi, manfaat, dan pentingnya kepatuhan terhadap pengobatan. Oleh karena itu, diperlukan edukasi kesehatan untuk meningkatkan pemahaman lansia mengenai penggunaan obat hipertensi secara tepat dan aman.Tujuan: Menganalisis pengaruh edukasi terhadap pengetahuan lansia tentang penggunaan obat hipertensi di Kabupaten Klaten.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimen One-Group Pretest-Posttest. Populasi penelitian berjumlah 134.312 lansia dengan sampel sebanyak 100 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran pengetahuan sebelum intervensi (pretest), pemberian edukasi mengenai penggunaan obat hipertensi, sesi tanya jawab, dan pengukuran pengetahuan setelah intervensi (posttest). Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Test dengan tingkat signifikansi 95%.Hasil: Terjadi peningkatan pengetahuan lansia setelah diberikan edukasi. Kategori pengetahuan baik meningkat dari 31 responden (31,0%) pada pretest menjadi 54 responden (54,0%) pada posttest. Sementara itu, kategori pengetahuan rendah menurun dari 31 responden (31,0%) menjadi 14 responden (14,0%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -8,700 dan Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,000 (p < 0,05), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara pengetahuan lansia sebelum dan sesudah diberikan edukasi.Simpulan: Edukasi kesehatan efektif meningkatkan pengetahuan lansia mengenai penggunaan obat hipertensi. Edukasi dapat menjadi salah satu strategi promosi kesehatan untuk meningkatkan pemahaman lansia mengenai penggunaan obat antihipertensi secara tepat, aman, dan berkelanjutan.