Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Komunikasi Terapeutik Perawat Terhadap Kepuasan Pasien Febby Pebrianti; Risma Rubianti; Obar
Jurnal Ilmiah Kesehatan Pernus Vol. 1 No. 1 (2023): Volume 1 No.1 Tahun 2023
Publisher : STIKES Permata Nusantara Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan Proses keperawatan merupakan suatu bentuk perencanaan dan pelaksanaan pekerjaan keperawatan yang langkah-langkahnya disusun secara sistematis dan rasional untuk mengatasi masalah kesehatan pasien. Komunikasi keperawatan merupakan landasan seorang perawat dan kunci untuk memenuhi tugasnya. Komunikasi adalah proses membangun hubungan antara perawat dan klien, serta dengan petugas kesehatan lainnya. Komunikasi terapeutik merupakan bagian penting dari pekerjaan keperawatan, komunikasi antara perawat dan pasien merupakan hubungan terapeutik yang tujuannya adalah perbaikan kondisi pasien. Komunikasi terapeutik yang baik terdiri dari empat fase yang mempengaruhi kepuasan pasien: pra interaksi, orientasi kerja, dan akhir, dimana kepuasan pasien merupakan ukuran kualitas pelayanan pengobatan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh komunikasi terapeutik perawat terhadap kepuasan pasien. Metode penelitian ini adalah penelitian kepustakaan atau sastra dengan sumber dari 10 majalah sekolah Google. Hasil literature review menurut 10 jurnal yang kami baca adalah pasien merasa puas tergantung bagaimana perawat berkomunikasi dan mempengaruhi kesembuhan pasien. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara komunikasi terapeutik dengan kepuasan pasien
Pendampingan Keluarga Pada Pasien Pasca Stroke Dengan Resiko Jatuh Di Wilayah Kerja Puskesmas Ciherang Kabupaten Cianjur Ricko Dwi Haryanto; Obar; Dila Nur Isnaeni; Wulan Oktiviani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 2 No. 5 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan kesehatan di Puskesmas cenderung telah mendorong percepatan perubahan lingkungan perawatan di lingkungan Puskesmas ke rumah, salah satunya dengan pelayanan homecare oleh perawat. Atau pelaksanaan penyuluhan oleh tenaga kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan topik Pendampingan Keluarga pada Pasien Pasca Stroke dengan Resiko Jatuh di Puskesmas Ciherang Kabupaten Cianjur merupakan salah satu upaya meningkatkan pengetahuan perawat dalam mendukung percepatan kemandirian kesehatan keluarga di Kabupaten Cianjur. Metode pengabdian masyarakat ini adalah ceramah dan diskusi interaktif yang dilakukan secara langsung terhadap masyarakat pada warga wilayah kerja Puskesmas Ciherang Kabupaten Cianjur dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat menambah pengetahuan bagi masyarakat bahwa pelayanan penyuluhan dengan pendekatan langsung dengan warga wilayah kerja puskesmas ciherang kabupaten cianjur dapat menjadi pilihan efektif sebagai upaya mencapai kemandirian kesehatan keluarga di puskesmas Ciherang Kabupaten Cianjur. Hasil pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menjadi referensi pengembangan dengan pendekatan family center nursing di puskesmas Ciherang Kabupaten Cianjur.
Peningkatan Pengetahuan Keluarga Dalam Penggunaan Alat Kontrasepsi IUD Di Wilayah Kerja Puskesmas Nagrak Patimah, Papat; Obar; Wulan
LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : LOSARI DIGITAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53860/losari.v4i2.94

Abstract

Abstrak. Kebijakan pemerintah tentang KB saat ini mengarah pada pemakaian metode kontrasepsi jangka panjang. Intra Uterine Device (IUD) adalah salah satu alat kontrasepsi jangka panjang yang paling efektif dan aman dibandingkan alat kontrasepsi lainnya seperti pil. Alat kontrasepsi IUD sangat efektif untuk menekan angka kematian ibu dan mengendalikan laju pertumbuhan penduduk karena tingkat efektifitas penggunaan sampai 99,4% dan IUD dapat digunakan untuk jangka waktu 3-5 tahun (jenis hormon) dan 5-10 tahun (jenis tembaga). Alat kontasepsi IUD dimasukkan kedalam rahim yang bentuknya bermacam-macam, terdiri dari plastik. tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman keluarga mengenai penggunaan kontrasespsi IUD. Pengabdian masyarakat ini melibatkan 40 Ibu dan Bapak. Instrument yang digunakan lembar pre-test dan post test mengenai pengetahuan kelurga tentang penggunaan alat kontrasepsi IUD. Hasil pengabdian masyarakat menunjukan adanya peningkatan hasil dari pre-test dengan post-test hal ini disebabkan karena keluarga sudah diberikan pengetahuan mengenai pengetahuan penggunaan alat kontrasepsi IUD