Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Siri'-Metawe' Contextual Akhlak: A Framework for Digital-Era Islamic Moral Education in West Sulawesi Syarwin Dwi Putra; Yusril Yusril; Riavita Maghfiroh; Supardi Muh Said
-
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/arrasyid.v6i2.31961

Abstract

This article aims to examine conceptually how moral education (akhlak) can be strengthened through Islamic Religious Education (PAI) in the digital era by integrating the local wisdom of the Mandar community in West Sulawesi. This study employs qualitative library research, drawing on journal articles, books, and educational policy documents that were analyzed through content analysis consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings show that students’ digital moral challenges, namely the unfiltered flow of information, weakened direct social control, and declining respect toward elders, require PAI teachers, parents, and community figures to act together as role models and facilitators of value-based digital literacy. The Mandar values of siri’ (a sense of shame and dignity) and metawe’ or metabe’ (respect toward elders) correspond philosophically with Islamic moral teachings and can serve as internal and relational anchors of conduct that remain effective where external supervision is absent. These findings are synthesized into a tiered conceptual framework of Siri’-Metawe’ Contextual Akhlak, which links the three values to observable behavioral indicators and a three-step learning sequence. The study concludes that Mandar local wisdom can function not merely as a cultural supplement but as an analytical and pedagogical framework for PAI-based moral education in the digital era, although its effectiveness still needs to be tested empirically in West Sulawesi schools.
Pelatihan Strategi Play-Based Learning Berbasis Artificial Intelligence untuk Meningkatkan Kompetensi Menuju Guru Profesional Bagi Guru SD IT Tahfidzul Qur'an Majene Sainab Sainab; Supardi Muh Said; Wahyuni Wahyuni; Nursita Azzahra; Jerni Jerni; Sri Nur Asipa; Winda Kirana
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v5i1.7122

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan tuntutan pembelajaran abad ke-21 menuntut guru memiliki kemampuan pedagogik dan literasi digital yang memadai untuk menciptakan pembelajaran inovatif. Namun, guru SD IT Tahfidzul Qur’an Majene masih menghadapi kendala dalam menerapkan strategi pembelajaran berbasis permainan (Play-Based Learning) serta memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) secara optimal dalam proses pembelajaran. Kondisi tersebut berdampak pada keterbatasan pengembangan pembelajaran yang interaktif, kreatif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional guru melalui pelatihan strategi Play-Based Learning berbasis AI, meningkatkan literasi digital guru, serta menghasilkan perangkat pembelajaran inovatif yang dapat diterapkan dalam pembelajaran di sekolah dasar. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif melalui tahapan pelatihan konsep PBL dan AI, demonstrasi teknologi, praktik penyusunan perangkat pembelajaran, simulasi (microteaching), pendampingan implementasi, serta evaluasi perubahan kompetensi guru sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terhadap konsep Play-Based Learning, peningkatan literasi AI pedagogis, serta peningkatan kesiapan guru dalam menerapkan strategi PBL berbantuan AI dalam pembelajaran. Luaran yang ditargetkan meliputi peningkatan kompetensi guru dalam merancang dan menerapkan pembelajaran berbasis permainan, tersusunnya modul pembelajaran PBL berbasis AI, tersedianya media pembelajaran digital berbasis AI, publikasi artikel ilmiah, video pelatihan, serta dokumentasi kegiatan pengabdian.