Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Evaluation Of The Relocation Policy For Traders In Mardika Market Ambon: Impact On Social And Economic Life Maryam Salampessy; Said Lestaluhu; Josep Antonius Ufi
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 3 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i3.7491

Abstract

This study aims to evaluate the relocation policy of traders in Mardika Market, Ambon, as well as its impact on the social and economic life of the local community. The relocation policies implemented by local governments aim to improve market infrastructure and create a more orderly trading environment. However, the impact of these policies on traders and consumers is not yet fully understood. The methodology used in this study includes a qualitative approach with data collection through in-depth interviews, field observations, and document analysis. Respondents consisted of traders involved in relocation, consumers, and the government. The results show that relocation has had a positive impact in terms of increased accessibility and convenience for consumers, but it has also posed challenges for merchants, such as increased operational costs and loss of repeat customers. This study highlights the importance of considering social and economic aspects in relocation policy planning. Recommendations for the government include the need for ongoing support for affected traders, as well as strategies to increase public involvement in the decision-making process related to market policies
Studi Komunikasi Krisis Tranportasi Online di Kota Ambon Nayla Maryam Marasabessy; Said Lestaluhu
Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura
Publisher : Department of Communication Science, University of Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/JIKPvol5iss1pp37-57

Abstract

Penelitian ini mengkaji komunikasi krisis transportasi online di Kota Ambon yang muncul akibat konflik antara transportasi online Maxim dan angkutan umum konvensional. Konflik ini dipicu oleh ketimpangan regulasi, penurunan pendapatan sopir angkutan umum, serta lemahnya respons dan komunikasi pemerintah daerah dalam mengelola perubahan sistem transportasi berbasis digital. Penelitian ini bertujuan mengkaji fenomena komunikasi krisis pada layanan transportasi daring di Ambon, menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam, serta dokumentasi dengan melibatkan sejumlah informan penelitian. Dinas Perhubungan Provinsi/Kota Ambon, sopir angkutan umum, pihak Maxim, serta masyarakat pengguna jasa transportasi. Analisis dilakukan menggunakan Situational Crisis Communication Theory (SCCT) untuk mengidentifikasi sumber krisis, strategi komunikasi, respons aktor terkait, serta persepsi publik. Secara teoritis diharapkan bahwa penelitian ini akan memajukan keahlian ilmu komunikasi, khususnya terkait komunikasi krisis di sektor online dan angkutan umum. Secara praktis penilitian ini memberikan rekomendasi kepada, PT Teknologi Perdana Indonesia (Maxim) diharapkan dapat menjadikan temuan penelitian ini sebagai bahan acuan dalam mengevaluasi manajemen krisis dan meningkatkan komunikasi dengan pengguna, penyedia transportasi umum di Kota Ambon perlu lebih tanggap terhadap keluhan sekaligus menjaga hubungan baik dengan masyarakat. Pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam merumuskan kebijakan transportasi yang menjawab kebutuhan dan tantangan di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi krisis yang bersifat reaktif dan kurang terkoordinasi menyebabkan konflik berkepanjangan dan menurunnya kepercayaan publik terhadap pemerintah. Dengan demikian, dibutuhkan strategi komunikasi krisis yang lebih terbuka, partisipatif, dan berorientasi pada dialog antar pemangku kepentingan guna mencegah eskalasi konflik serta mewujudkan sistem transportasi yang berkeadilan di Kota Ambon.
Strategi Komunikasi Pemasaran Digital Toko “Parfum Sadap” dalam Meningkatkan Penjualan di Kota Ambon Fitri Fitri; Said Lestaluhu
Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura
Publisher : Department of Communication Science, University of Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/JIKPvol4iss2pp186-202

Abstract

Parfum isi ulang memerlukan strategi digital berbasis identitas untuk menjawab perubahan pola konsumsi, di tengah dominasi merek global, sementara literatur dan model analisis perilaku digital masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi komunikasi digital Parfum Sadap melalui pendekatan model Attention - Interest - Search - Action - Share, guna memahami efektivitas promosi di media sosial dalam membangun brand awareness, menjalin relasi dengan konsumen, serta mendorong penjualan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan lokasi penelitian di Toko Parfum Sadap, Kota Ambon. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menggambarkan secara mendalam praktik promosi yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memainkan peran sentral dalam setiap tahapan model. Perhatian dan minat konsumen dibangun melalui konten visual dan testimoni pengguna, sementara pencarian informasi didominasi oleh aktivitas di media sosial. Keputusan pembelian dipengaruhi oleh kemudahan transaksi dan pelayanan yang cepat, sedangkan pengalaman positif mendorong konsumen untuk membagikan pengalaman, baik melalui unggahan digital maupun secara lisan. Strategi ini menciptakan efek viral dan membangun loyalitas konsumen. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi pelaku usaha lokal untuk mengoptimalkan komunikasi pemasaran digital. Disarankan agar Parfum Sadap terus memperkuat konten, layanan pelanggan, dan mendorong partisipasi konsumen secara aktif sebagai bagian dari strategi promosi berkelanjutan.