Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Program Corporate Social responsibility (CSR) dalam Pengembangan UMKM di Negeri  Latuhalat Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon Vransisca Kissya; Johana Nahuway
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/7g666s08

Abstract

Program ini bertujuan untuk menerapkan strategi Corporate social responsibility (CSR) dalam pengembangan UMKM Di Negeri latuhalat kecamatan Nusaniwe Kota Ambon. Permasalahan utama yang dihadapi UMKM di daerah ini adalah keterbatasan akses modal, teknologi, an pemasaran. Melalui kerja sama dengan perusahaan local yang memiliki program CSR aktif, kegiatan ini memberikan pelatihan manajemen usaha, digital marketing dan akses permodalan berbasis CSR. Hasil program menunjukan adanya peningkatan kapasitas produksi dan penjualan pada UMKM binaan. CSR terbukti menjadi pendekatan yang efektif dalam pengembanngan UMKM berbasis lokalitas.
Edukasi Etika Berperilaku dan Bermedia Sosial bagi Generasi Muda di SMP Negeri 53 Wakal-Maluku Tengah Johana Nahuway; Vransisca Kissya; M. Iqbal Husein; Ayu Astuti Raharusun
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/w33zep53

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penanaman nilai-nilai etika dalam kehidupan sehari-hari serta penggunaan media sosial secara bijak di kalangan remaja, khususnya siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama. Fenomena meningkatnya penggunaan media sosial yang tidak dibarengi dengan pemahaman etika yang baik dapat memengaruhi karakter dan perilaku sosial siswa. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada siswa SMP Negeri 53 Wakal, Kecamatan Leihitu-Maluku Tengah mengenai pentingnya etika dalam pergaulan sehari-hari serta etika dalam menggunakan media sosial secara bertanggung jawab. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan sosialisasi interaktif, diskusi kelompok, studi kasus dalam kehidupan nyata dan di dunia digital. Peserta kegiatan adalah siswa kelas VII dan VIII SMP Negeri 53 Wakal yang terlibat secara aktif dalam setiap sesi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memiliki antusiasme tinggi dan mulai memahami perbedaan antara perilaku yang etis dan tidak etis dalam kehidupan sehari-hari maupun saat berinteraksi di media sosial. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membentuk karakter generasi muda yang lebih sadar etika, baik dalam lingkungan sosial maupun digital, serta mendorong terciptanya budaya berkomunikasi yang sehat di kalangan pelajar. 
Implementasi Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Pemeliharaan Wisata Siwang Paradise oleh Masyarakat Desa Urimessing Ambon Vransisca Kissya; Johana Nahuway; Citra Oktaviana Ayuningtias
Journal Scientific of Mandalika (JSM) e-ISSN 2745-5955 | p-ISSN 2809-0543 Vol. 6 No. 11 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/10.36312/vol6iss11pp4219-4226

Abstract

The COVID-19 pandemic has significantly impacted various sectors of life, including tourism. To ensure the continuity of tourism activities during the pandemic and beyond, the government has promoted a new habit adaptation (AKB) policy, encompassing changes in community behavior in maintaining cleanliness, health, and environmental sustainability. This study aims to analyze the process of socializing new habit adaptations carried out by the Urimessing Village community in environmental maintenance at the Siwang Paradise tourist site, Ambon City. The method used was qualitative with data collection techniques through in-depth interviews, field observations, and documentation studies. The results indicate that AKB socialization was carried out through various communication channels such as traditional meetings, social media, and cooperation activities. The community played an active role in maintaining cleanliness, implementing health protocols, and preserving the environment as part of local tourism recovery efforts. This study recommends strengthening collaboration between the government, community organizations, and tourism awareness groups (Pokdarwis) to sustainably increase the effectiveness of socialization and implementation of AKB