Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Pengetahuan Orang Tua Pasien Tentang Penanganan Awal Kejang Demam Pada Anak di Puskesmas Bajeng Kabupaten Gowa: Description of the knowledge of parents of patients regarding the initial treatment of febrile seizures in children at the Bajeng Community Health Center, Gowa Regency Kasmawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.633 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.937

Abstract

Insidensi kejadian kejang demam berbeda di berbagai negara. Angka kejadian kejang demam pertahun mencatat 2-4% di Daerah Eropa Barat dan Amerika, sebesar 5-10% di India dan 8,8% di Jepang, Kejang Demam sederhana merupakan 80% diantara seluruh kejang demam (WHO, 2018). Berdasarkan data Puskesmas Bajeng Kabupaten Gowa tercatat jumlah anak kejang demam pada tahun 2021 sebanyak 60 orang, pada tahun 2022 sebanyak 75 orang dan pada tahun 2023 periode Januari sampai Juli sebanyak 39 orang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan orang tua pasien tentang penanganan awal kejang demam pada anak di Puskesmas Bajeng Kabupaten Gowa Tahun 2023. Berdasarkan hasil penelitian tentang “Gambaran Pengetahuan Orang Tua Pasien tentang Penanganan Awal Kejang Demam pada Anak di Ruang Perawatan Anak Puskesmas Bajeng Kabupaten Gowa Tahun 2023” maka dapat diambil kesimpulan bahwa dari 35 responden menunjukkan bahwa sebagian besar memiliki pengetahuan dengan kategori cukup tentang kejang demam pada anak yakni sebanyak 18 (51,4%) responden, yang memiliki pengetahuan dengan kategori baik tentang kejang demam pada anak yakni 14 (40%) responden, sedangkan yang memiliki pengetahuan dengan kategori kurang hanya 3 (8,6%) responden. Pengetahuan orang tua pasien sebagai responden dalam penelitian ini ada pengaruhnya dengan umur dan pendidikan responden. Karena responden dengan pengetahuan yang baik dan cukup kebanyakan berumur 36-45 dan berpendidikan SMA ataupun sarjana. Diharapkan kepada peneliti selanjutnya dapat melanjutkan penelitian ini dengan mengembangkan variabel dari penelitian ini.
Pengaruh Penyuluhan Terhadap Tingkat Pengetahuan Tentang HIV/AIDS Pada Siswa Kelas XI SMK Farmasi Syekh Yusuf Al Makassari Gowa: The Effect of Counseling on the Level of Knowledge about HIV/AIDS in Class XI Students of Syekh Yusuf Al Makassari Gowa Pharmacy Vocational School Kasmawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.267 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.969

Abstract

Kecepatan penyebaran virus HIV terutama dipengaruhi oleh perilaku HIV tanpa menggunakan kondom, pengguna alat suntik bersama untuk napza dan upaya pencegahannya terutama juga diarahkan pada perubahan perilaku antara lain mencakup peningkatan penggunaan kondom dan pengurangan jumlah pasangan seksual serta penurunan pemakaian bersama atau bergantian alat/jarum suntik pada pemakaian narkoba. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Pra eksperimental rancangan Pre-Post Test One Group. Populasi dari penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas SMK Farmasi Syekh Yusuf Al Makassari Gowa yang berjumlah 98 orang dan sampel penelitian kelas XI yaitu 35 orang (random sampling). Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan kuessioner pre-test dan post-test penyuluhan kepada responden untuk diisi dan observasi langsung. Hasil penelitian didapatkan probabilitas (p) untuk pengaruh penyuluhan dengan tingkat pengetahuan adalah 0,000. rerata nilai pada kelompok eksperimen sebelum dilakukan penyuluhan adalah 44,23 ± 4,173 dan 53,23 ±3,774 setelah dilakukan penyuluhan, rerata nilai menjadi 9 ± 0,399. Dengan demikian terjadi perubahan setelah dilakukan penyuluhan dengan nilai 9 ± 9. Setelah dilakukan uji T Test (1 sampel), maka pada kelompok eksperimen didapatkan probabilitas post test; p = 0,000 yang berarti kurang dari alpha (0,05). Dengan demikian dapat dikatakan bahwa ada pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan siswa XI MK Farmasi Syekh Yusuf Al Makassari Gowa tentang HIV/AIDS.