Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN BERBASIS STUDENT CENTER LEARNING DALAM MENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 23 JAKARTA: PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN, STUDENT CENTER LEARNING Fredik Melkias Boiliu; Merinda Maranatha Sitorus
Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol. 3 No. 2 (2022): Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51667/djpk.v3i2.1074

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pembelajaran pendidikan agama Kristen berbasis Student Center Learning di era digital untuk meningkatkan hasil belajar siswa di SMP Negeri 23 Jakarta. Student Center Learning merupakan metode pembelajaran yang memberdayakan siswa menjadi pusat perhatian selama proses pembelajaran berlangsung. Pelaksanaan pembelajran pendidikan agama Kristen berbasis Student Center Learning bertujuan untuk mencapai keberhasilan proses pembelajaran pendidikan agama Kristen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran PAK berbasis Student Center Learning di era digital dalam meningkatan hasil belajar siswa di SMP Negeri 23 Jakarta. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif deskriptif. Hasil penelitian penelitian menunjukkan guru PAK sudah menerapkan pemebelajaran pendidikan agama Kristen berbasis SCL namun belum efektif sebab guru pendidikan agama Kristen masih mengajar dengan menggunakan metode lama yakni pembelajaran berpusat pada guru atau mengajar hanya ceramah dari awal sampai akhir, dalam proses belajar mengajar guru tidak memberikan kesempatan kepada siswa untuk berdiskusi antara siswa dengan siswa dan siswa dengan guru. Pembelajaram PAK berbasis SCL yang belum efektik berdampak pada hasil belajar siswa sehingga hasil belajar siswa dalam PAK belum maksimal seperti siswa belum memahami materi pembelajaran PAK dan belum mempu menganalisis materi pembelajaran pendidikan agama Kristen.
Edukasi Pendekatan Inkuiri dan Konseling Behavior dalam Mengatasi Bulying Pada Siswa di SMP Misi Bagi Bangsa Fredik Melkias Boiliu; Haposan Simanjuntak; Sepril Oksar Saroro; Putri Melisa Simorangkir; Nening Satriani Radja; Elybeth Nazara; Faldin Adrianus Bunga; Janet Sartika Sihombing; Bremi Janualdi Sakerebau; Nugroho Agustinus Manalu; Herli Marlina Hutagaol; Dewi Christina; Riwati Agnes Pakpahan; Saprina Siagian; Analisa Pasaribu
Devotion: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/devotion.v1i2.109-122

Abstract

Masa remaja merupakan masa perahlian antara anak-anak dan dewasa. Pada masa remaja, merupakan masa pencarian jati diri dan pada masa ini jugalah sering terjadi penyimpangan-penyimpangan yang mengakibatkan kenakalan-kenakalan pada remaja termasuk Bullying dalam dunia pendidikan khususnya. Berdasarkan hasil wawancara dan pengamatan, siswa masih mengelompokkan diri, kurangnya empati terhadap orang lain, agresif dan emosi terhadap orang yang dianggap lebih lemah dari mereka. Oleh sebab itu, pembinaan untuk mengatasi Bullying pada masa remaja itu sangat perlu diadakan supaya peserta didik tidak lagi sebagai pelaku bulying. Maka dari itu, team Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) mengadakan kegiatan ini di SMPS Misi Bagi Bangsa untuk memberikan pembinaan kepada setiap peserta didik untuk mengatasi Bullying tersebut. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, peserta didik diharapkan dapat terhindar dari hal tersebut dan tetap memiliki semangat dalam proses pembelajaran. Untuk itu, dalam pelaksanaan kegiatan ini, team PKM melakukannya dalam tiga tahapan, Yakni: Pertama, team PKM melakukan observasi langsung kepada mitra kegiatan yakni SMPS Misi Bagi Bangsa. Kedua, Melakukan kegiatan ibadah, pemaparan materi, serta konseling kelompok. Dan tahapan Ketiga, evaluasi melalui pemberian angket manual berbentuk kertas. Oleh sebab itu, adapun hasil yang diperoleh melalui kegiatan PKM ini yakni peserta didik mampu mengenal apa itu Bullying, Jenis-jenis Bullying, sumber-sumber Bullying, dampak Bullying, terlebih cara menghadapi Bullying tersebut sehingga setiap peserta didik dapat menemukan jati dirinya serta memiliki semangat dalam pembelajaran.