Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMANFAATAN FLY ASH BATU BARA UNTUK KEBUTUHAN RANTAI PASOK BAHAN KOSTRUKSI ali amal
Journal of Sustainable Civil Engineering (JOSCE) Vol 5 No 02 (2023): JOSCE: Journal of Sustainable Civil Engineering
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/josce.v5i02.2857

Abstract

Pembakaran batubara menghasilkan dua jenis limbah yaitu abu ringan (Fly Ash) dan abu berat (Bottom Ash). Fly Ash yang dihasilkan dari pembakaran batu bara dibedakan atas beberapa tipe, yaitu Tipe F, Tipe C, dan Tipe N yang di golongkan dari kadar CaO yang terkandung di dalamnya. Jumlah pembakaran batu bara yang besar mengakibatkan produksi limbah yang besar pula. Pengetahuan akan fungsi alternatif dari limbah ini belum dikenal secara luas sehingga pemanfaatan atas limbah ini semakin terhambat. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengurai hasil analisa beberapa penelitian terdahulu dengan tinjauan manfaat alternatif limbah fly Ash yang dapat di terapkan di bidang konstruksi sipil, Hasil kajian penelitian terdahulu menunjukan bahwa fly ash mengandung Silika yang tinggi sehingga dapat di manfaatkan sebagai pengganti semen dan menjadi binder melalui reaksi dengan alkali. Dengan perencanaan yang tepat fly ash dan botom ash dapat di kombinasikan dalam campuran beton geopolimer yang dapat mereduksi emisi karbon dioksida pada pemeroduksian semen dan mengurangi pengeksplorasian alam menjadikan bahan material alternatif untuk kebutuhan rantai pasok material bahan kostruksi Indonesia dengan konsep ramah lingkungan.
ANALISIS KARAKTERISTIK DAN KINERJA CAMPURAN BERASPAL MENGGUNAKAN ASPAL BUTON (ASBUTON) SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN PERKERASAN JALAN ali amal
Journal of Sustainable Civil Engineering (JOSCE) Vol. 8 No. 01 (2026): JOSCE: Journal of Sustainable Civil Engineering
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/josce.v8i01.4610

Abstract

Kebutuhan aspal di Indonesia diperkirakan  terus meningkat seiring dengan perkembangan pembangunan infrastruktur jaringan jalan. Pulau Buton Provinsi Sulawesi Tenggara terdapat Aspal Buton (Asbuton) yang diperkirakan memiliki cadangan aspal dengan jumlah total sampai 650 juta ton. Penggunaannya sampai sekarang masih sedikit dengan jenis produksi umumnya Asbuton butir yang belum memberikan hasil yang efektif. Asbuton yang belum sesuai dengan fungsi yang sesungguhnya, Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik dan kinerja campuran beraspal yang menggunakan Aspal Buton (Asbuton) sebagai alternatif bahan perkerasan jalan dalam rangka mendukung pemenuhan kebutuhan aspal nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif berbasis kajian hasil uji laboratorium dan data sekunder yang meliputi uji Marshall, uji reologi, serta uji kinerja campuran beraspal Dari hasil analisis  menunjukkan bahwa campuran beraspal yang menggunakan Asbuton butir sebagai bahan aspal modifier (aditif) atau sebagai penambah atau pengganti filler dalam campuran, meningkatkan kinerja (stabilitas). Jenis Asbuton dalam bentuk cair/liquid mengandung Mineral (BAMM) memiliki sifat reologi jauh lebih baik dibandingkan aspal minyak. Campuran beraspal dengan Bitumen Asbuton Murni (BAM) memiliki kinerja dengan kekuatan (stabilitas), modulus kekakuan (stiffness modulus) dan ketahanan terhadap alur (Stabilitas dinamis) yang tinnggi, hampir sama dengan campuran yang menggunakan BAMM. bekerja secara efektif sebagai pengikat atau perekat agregat, mempunyai kemudahan dalam pelaksanaan dan pengangkutan serta dapat meningkatkan jumlah aspal/bitumen dalam pemenuhan kebutuhan aspal nasional.