Irene Gwindoline Hakh
Universitas Kristen Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Bimbingan Pranikah untuk Mengantisipasi Stunting Irene Gwindoline Hakh; Desi Sianipar
DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 8, No 2 (2024): April 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Intheos Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30648/dun.v8i2.1295

Abstract

Abstract. Since 2019, a premarital counseling program, as a form of Christian religious education at the Evangelical Christian Church in Timor (GMIT), has been implemented, specifically to provide an understanding of reproduction health and the first thousand days of life regarding stunting. This research aimed to evaluate the effectiveness of premarital counseling in anticipating stunting at GMIT Sion Kuli, Rote Ndao Regency, East Nusa Tenggara (NTT). The research method used is a qualitative method. The research result showed that the premarital counseling program has not been effective in anticipating stunting because it has not focused on anticipating stunting. Thus, it can be concluded that the church has not paid serious attention to anticipate the danger of stunting.Abstrak. Sejak tahun 2019, program bimbingan pranikah, sebagai salah satu bentuk Pendidikan Agama Kristen di Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) telah dilaksanakan, khususnya untuk memberikan pemahaman tentang kesehatan reproduksi dan periode seribu hari pertama kehidupan yang menyangkut stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas bimbingan pranikah dalam mengantisipasi stunting di GMIT Sion Kuli Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program bimbingan pranikah belum efektif dalam mengantisipasi stunting karena belum berfokus pada antisipasi stunting. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa gereja belum memberikan perhatian serius dalam antisipasi bahaya stunting.