Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Keamanan Jaringan: ARP Spoofing dan DNS Spoofing dengan Metode National Institute of Standards and Technology Gilang Prakoso; Aulia Khamas Heikmakhtiar
Journal on Education Vol 6 No 2 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i2.4872

Abstract

Penelitian ini mengkaji serangan alamat ARP dan DNS dalam konteks penggunaan Internet global yang terus meningkat, menggunakan metode forensic National Institute of Standards and Technology (NIST) untuk analisisnya. Serangan terhadap Windows 11 dilakukan menggunakan Bettercap di Kali Linux yang diinstal pada Virtual Box. Wireshark digunakan pada sistem target untuk mendeteksi dan menganalisis serangan, yang berhasil mengidentifikasi lalu lintas jaringan abnormal sebagai tanda serangan. Hasil pengujian ini menunjukkan efektivitas Wireshark dalam mendeteksi ARP spoofing dan DNS spoofing, menyoroti pentingnya pemantauan jaringan dan analisis forensik berdasarkan metode forensik NIST. Penelitian ini menyoroti bahwa serangan spoofing ARP spoofing dan DNS spoofing masih merupakan ancaman berbahaya dalam jaringan dan menggarisbawahi perlunya strategi keamanan siber yang efektif, kesadaran keamanan pengguna, dan penerapan langkah-langkah keamanan jaringan yang kuat untuk pencegahan pelanggaran dan strategi respons di masa depan.
Sosialisasi Two Factor Authentication dan Aplikasinya pada Era Keamanan Digital di SMA Negeri 63 Jakarta Nadiza Lediwara; Sembada Denrineksa Bimorogo; Aulia Khamas Heikmakhtiar; E.I. Bhiftime; Khaerul Imam Phatoni; Nashiratul Husni; Rizal Gian Febriantama
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 2 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Juni 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i2.7614

Abstract

Kemajuan teknologi digital membawa kemudahan dalam kehidupan sehari-hari, namun juga menghadirkan tantangan dalam perlindungan data pribadi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa/i SMA Negeri 63 Jakarta mengenai risiko keamanan digital dan pentingnya Two Factor Authentication (2FA). Metode yang digunakan meliputi ceramah dan demonstrasi dalam mengaktifkan 2FA pada platform digital seperti email, media sosial, dan aplikasi keuangan yang diikuti 33 peserta pada tanggal 22 Mei 2024. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran dan kemauan peserta dalam menerapkan 2FA. Kegiatan ini turut mendorong terbentuknya budaya literasi digital yang aman dan bertanggung jawab.
Edukasi Bahaya Judi Online di Madrasah Aliyah Al-Kautsar Nadiza Lediwara; Ahmad Abizar Alghiffari; Regifia Ningrum Nur Aulia; Rendi Hanif Dhaifullah; Sembada Denrineksa Bimorogo; Aulia Khamas Heikmakhtiar; Nick Holson Mangiring Silalahi H.
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 3 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i3.7793

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan dalam bentuk edukasi mengenai bahaya judi online ditujukan kepada siswa/i di Madrasah Aliyah Yayasan Al Kautsar yang dihadiri sebanyak 47 orang. Maraknya akses terhadap judi online di kalangan remaja menimbulkan berbagai dampak negatif, baik dari sisi psikologis, sosial, maupun akademik. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran remaja akan risiko dan konsekuensi dalam aktivitas perjudian digital. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyampaian materi edukatif, diskusi interaktif, serta refleksi bersama yang mendorong peserta untuk mengidentifikasi dampak nyata dari judi online. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap bahaya judi online serta tumbuhnya kesadaran untuk menjauhi aktivitas tersebut. Kegiatan ini juga memberikan ruang bagi peserta untuk mengeksplorasi alternatif aktivitas yang lebih positif dan produktif. Edukasi semacam ini terbukti efektif sebagai langkah preventif dalam menekan potensi kecanduan judi online di kalangan remaja.