Penelitian ini mengkaji serangan alamat ARP dan DNS dalam konteks penggunaan Internet global yang terus meningkat, menggunakan metode forensic National Institute of Standards and Technology (NIST) untuk analisisnya. Serangan terhadap Windows 11 dilakukan menggunakan Bettercap di Kali Linux yang diinstal pada Virtual Box. Wireshark digunakan pada sistem target untuk mendeteksi dan menganalisis serangan, yang berhasil mengidentifikasi lalu lintas jaringan abnormal sebagai tanda serangan. Hasil pengujian ini menunjukkan efektivitas Wireshark dalam mendeteksi ARP spoofing dan DNS spoofing, menyoroti pentingnya pemantauan jaringan dan analisis forensik berdasarkan metode forensik NIST. Penelitian ini menyoroti bahwa serangan spoofing ARP spoofing dan DNS spoofing masih merupakan ancaman berbahaya dalam jaringan dan menggarisbawahi perlunya strategi keamanan siber yang efektif, kesadaran keamanan pengguna, dan penerapan langkah-langkah keamanan jaringan yang kuat untuk pencegahan pelanggaran dan strategi respons di masa depan.
Copyrights © 2024