Deasy Yunika Khairun
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Supervisi rekan sejawat dalam penelitian konseling: analisis bibliometrik periode lima puluh Ibrahim Al Hakim; Muhammad Solehuddin; Agus Taufiq; Nandang Budiman; Deasy Yunika Khairun
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 11, No 2 (2023): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/195400

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi riset-riset yang berpengaruh dalam topik supervisi rekan sejawat dalam praktik konseling dan untuk memberikan wawasan tematik bagi akademisi bimbingan dan konseling.  Supervisi rekan sejawat adalah salah satu dari enam model supervisi psikoterapi yang memfasilitasi diskusi tentang masalah pengembangan profesional. Artikel ini menyajikan analisis bibliometrik (analisis frekuensi, metrik kutipan, dan visualisasi data) dari basis data Scopus pada kurun periode 1965–pertengahan 2022. Analisis ini memeriksa 200 artikel yang berhubungan dengan supervisi rekan sejawat menggunakan analisis kutipan dan kutipan bersama dengan total 3.303 kutipan. Kata kunci yang memiliki tautan terkuat yaitu "supervisi sejawat", "supervisi kelompok", dan "supervisi klinis". Sebanyak 285 penulis dan 66 penerbit di 16 negara menerbitkan tercatat berkontirbusi pada topik supervisi rekan sejawat dalam berbagai bahasa. Penerbit dengan peringkat tertinggi adalah Wiley-Blackwell, dengan 33 publikasi dan 545 kutipan. Gulsah Kemer (Old Dominion University), Dana Foglesong (Magellan Complete Care), Hugh C. Thompson (University of Arizona) merupakan penulis supervisi rekan sejawat yang paling produktif. Kami juga menggunakan alat analisis visualisasi jaringan untuk membuat profil fitur sentralitas dari kluster kata kunci topik supervisi rekan sejawat. Penelitian ini menemukan literatur yang ada didominasi pada wilayah supervisi klinis. Peneliti berikutnya direkomendasikan untuk fokus pada pengembangan model supervisi rekan sejawat yang berkaitan dengan identitas profesional, karena wilayah ini yang belum mendapat perhatian yang memadai.
Trends of Professional Competencies on Guidance and Counseling Teachers: A Survey in Indonesia Deasy Yunika Khairun; Agus Taufiq; Yusi Riksa Yustiana; Nandang Budiman; Ibrahim Al Hakim
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i3.7020

Abstract

Professional competencies are critical for guidance and counseling (GC) teachers to provide effective and accountable support services in educational settings. This study aimed to map the professional competency profiles of GC teachers and identify areas requiring enhancement. Data were collected from 93 GC teachers at public senior high schools in Bandung City, Indonesia, using a quantitative survey design. A validated questionnaire, based on national regulatory standards, was used to measure seven key aspects of professional competence, including assessment, program design, implementation, evaluation, supervision, personal development, and collaboration. The results indicated that 61% of participants demonstrated a medium level of competency, with only 20% reaching a high level. Teachers showed relative strength in theoretical knowledge and program planning but struggled in applying digital tools, conducting program evaluations, and supervising counselor trainees. Factors such as limited training, insufficient institutional support, and high counselor-to-student ratios were identified as contributing barriers. These findings highlight the need for targeted professional development programs that incorporate digital integration, collaborative models, and structured supervision frameworks. The study concludes that without systemic efforts to strengthen professional capacities, the effectiveness of school-based counseling services may remain limited. Further research is recommended to evaluate the impact of mentorship programs and technology-enhanced training models on long-term competency improvement among GC teachers.