Perubahan pola hidup generasi milenial dan Gen Z memengaruhi cara mereka mengonsumsi hiburan, termasuk menonton film di bioskop yang kini menjadi bagian dari gaya hidup digital. Di Medan, persaingan antar-bioskop, seperti CGV, XXI, dan Cinepolis, semakin ketat. CGV Medan menghadapi tantangan dalam meningkatkan loyalitas pelanggan karena pelayanan kurang responsif, fasilitas tidak konsisten, dan harga tiket yang tidak sebanding dengan pengalaman yang diberikan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan 96 responden penonton, dengan teknik accidental sampling. Dengan Teknik nalisis regresi linier berganda hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan, kepuasan, dan pengalaman konsumen berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Penelitian ini menyoroti pentingnya pengalaman menonton untuk mempertahankan loyalitas pelanggan. Rekomendasi untuk CGV Medan adalah memperbaiki kualitas layanan dan konsistensi fasilitas, serta menyesuaikan harga tiket untuk memenuhi ekspektasi generasi muda. The lifestyle changes of Millennials and Gen Z have influenced how they consume entertainment, including watching movies in cinemas, which has now become part of the digital lifestyle. In Medan, competition among cinemas, such as CGV, XXI, and Cinepolis, is intensifying. CGV Medan faces challenges in improving customer loyalty due to unresponsive service, inconsistent facilities, and ticket prices that do not align with the experience provided. This study uses a quantitative approach with 96 moviegoer respondents, employing accidental sampling technique. Using multiple linear regression analysis, the results show that service quality, customer satisfaction, and consumer experience significantly influence purchasing decisions. This research highlights the importance of the viewing experience in maintaining customer loyalty. The recommendation for CGV Medan is to improve service quality and facility consistency, as well as adjust ticket prices to meet the expectations of the younger generation.