Ratna Septiyanti
Akuntansi, Universitas Lampung, Bandar Lampung, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Implementasi PSAK 71 Terhadap Manajemen Laba Naufal Gani Marsalino; Ratna Septiyanti
Economics and Digital Business Review Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v5i1.1437

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak implementasi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 71 terhadap praktik manajemen laba di sektor perbankan IndonesiaPenelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis data sekunder dari laporan keuangan bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebelum dan sesudah implementasi PSAK 71. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan antara manajemen laba sebelum dan saat pandemik covid. Perubahan metode yang sebelumnya menggunakan LIM menjadi ECL tidak memberikan pengaruh yang signifikan bagi para manager dalam melaksanakan manajemen laba. Ini terjadi karena badan usaha bank telah berusaha melakukan implementasi PSAK 71 dengan upaya seperti melakukan restrukturisasi kredit berdasarkan peraturan OJK dalam ketentuan relaksasi kredit.
Analisis Perbedaan Abnormal Return Saham dan Volume Perdagangan Saham Sebelum dan Sesudah Stock Split Syahrul Romadhon; Ratna Septiyanti
Economics and Digital Business Review Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v5i2.1547

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengamati dan menganalisis apakah terdapat abnormal return sebelum dan sesudah stock split serta aktivitas volume perdagangan sebelum dan sesudah perusahaan melakukan stock split, sesuai dengan teori sinyal. Sampel yang digunakan terdiri dari perusahaan yang melakukan stock split dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2018 hingga 2022. Penelitian ini menggunakan metode studi peristiwa, dengan periode pengamatan 11 hari sebelum dan 11 hari setelah peristiwa stock split. Penelitian ini menggunakan data sekunder, termasuk harga saham harian, data volume perdagangan harian, dan jumlah saham beredar dari perusahaan-perusahaan yang menjadi sampel yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, menghasilkan sampel sebanyak 34 perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Normalitas dan Wilcoxon Signed Ranks Test. Temuan empiris dari penelitian ini menunjukkan bahwa abnormal return tidak terpengaruh secara signifikan setelah stock split, sementara terdapat perbedaan dalam hasil aktivitas volume perdagangan yang menunjukkan peningkatan aktivitas volume perdagangan setelah stock split.