Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Beban Kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Turnover Intention pada PT. SiCepat Ekspres Cabang MMTC Medan Muhammad Ikrom Nasution; Dina Sarah Syahreza
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13322

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tingkat turnover intention di kalangan kurir PT. SiCepat Ekspres Cabang MMTC Medan yang mencapai 25% per tahun, jauh melampaui batas normal 5–10%. Fenomena ini mengancam stabilitas operasional dan kualitas layanan perusahaan ekspedisi yang sangat bergantung pada kinerja kurir. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh beban kerja dan lingkungan kerja terhadap turnover intention pada kurir PT. SiCepat Ekspres Cabang MMTC Medan, baik secara parsial maupun simultan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelatif. Populasi berjumlah 49 kurir dan seluruhnya dijadikan responden melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan SPSS, setelah melalui uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan secara parsial, beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention (t-hitung 7,689; sig. 0,000), dan lingkungan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan (t-hitung 6,106; sig. 0,000). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap turnover intention (F-hitung 41,236; sig. 0,000) dengan koefisien determinasi Adjusted R² sebesar 0,626, artinya beban kerja dan lingkungan kerja mampu menjelaskan 62,6% variasi turnover intention, sedangkan 37,4% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Temuan ini mengimplikasikan bahwa pengelolaan beban kerja yang proporsional dan perbaikan lingkungan kerja yang kondusif, terutama ketersediaan fasilitas kerja, merupakan strategi penting menekan turnover intention dan menjaga stabilitas tenaga kerja kurir. Penelitian selanjutnya disarankan menambahkan variabel lain seperti kompensasi, stres kerja, kepuasan kerja, atau komitmen organisasi, serta memperluas objek penelitian pada cabang perusahaan lain atau sektor industri berbeda.