Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Marharoan Bolon Tradition as a Socio-Ecological Practice in the Sustainable Development of the Simalungun Community Nahwa Zainab Marpaung
Journal of Sumatera Sociological Indicators Vol. 5 No. 01 (2026): May
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jssi.v5i01.25116

Abstract

Local wisdom plays an important role in building harmonious relationshipsbetween communities and the environment. Marharoan Bolon, a tradition ofmutual cooperation unique to the Simalungun community, reflects socioecological practices that embody the values of togetherness, solidarity, and carefor the environment. This study aims to analyze the role of this tradition insupporting sustainable development, particularly through communityparticipation in environmental management. The method used is a descriptivequalitative approach through literature study and conceptual analysis from anecological sociology perspective. The results show that Marharoan Bolonfunctions as a social mechanism that strengthens community cohesion while alsoserving as an adaptive strategy in maintaining the sustainability of naturalresources. This tradition encourages active community involvement in villageinfrastructure development, land maintenance, and collective environmentalpreservation. However, the dynamics of modernization and changes in socialstructure pose significant challenges to the sustainability of these traditionalvalues. Therefore, the preservation of Marharoan Bolon needs to be integratedwith community-based development policies so that it can adapt to thecontemporary socio-ecological context without losing its local cultural meaning.Keyword: Marharoan Bolon, Simalungun community, local wisdom, sustainabledevelopment
Efektivitas Program Rehabilitas Psiko-Sosial terhadap Pemulihan ODGJ di Berastagi Nahwa Zainab Marpaung; Rahma Hayati Harahap
Jurnal Intervensi Sosial Vol. 4 No. 1 (2025): Inklusi Sosial dan Permasalahan Kemiskinan
Publisher : Talenta usu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/intervensisosial.v4i1.19998

Abstract

Program rehabilitasi psiko-sosial merupakan upaya yang krusial dalam membantu orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) untuk pulih dan kembali berintegrasi dalam masyarakat. Di Berastagi, program rehabilitasi yang diselenggarakan di UPT Tuna Susila dan Tuna Laras telah memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup para ODGJ. UPT Pelayanan Sosial Tuna Susila dan Tuna Laras Berastagi merupakan lembaga publik yang berada dibawah naungan negara serta memiliki seperangkat tugas yang harus dilakukan untuk memenuhi perannya sebagai UPT Pelayanan Sosial bagi warga tuna susila dan tuna laras. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas program rehabilitasi tersebut dalam membantu pemulihan ODGJ. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data penelitian adalah wawancara, observasi lapangan, dan dokumentasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program rehabilitasi psiko-sosial di Berastagi memiliki efektivitas yang cukup signifikan dalam membantu pemulihan ODGJ. Terdapat penurunan yang signifikan pada gejala psikotik seperti halusinasi dan delusi. Selain itu, ODGJ juga menunjukkan peningkatan dalam fungsi sosial, seperti kemampuan untuk berinteraksi dengan orang lain dan berpartisipasi dalam kegiatan masyarakat. Kualitas hidup para ODGJ juga mengalami peningkatan yang signifikan setelah mengikuti program rehabilitasi. Kata kunci: Bimbingan, Rehabilitasi, Psiko-Sosial, ODGJ
PERMUKIMAN KUMUH SEBAGAI BENTUK KESENJANGAN DI PERKOTAAN (STUDI KASUS KELURAHAN GLUGUR DARAT II KOTA MEDAN) Iren M br Tumeang; Akmal Fauzan Nasution; Nahwa Zainab Marpaung; Rahman Malik
Jurnal Sosiologi UPR Vol. 6 No. 2 (2023): FENOMENA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Publisher : Prodi Sosiologi FISIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59700/js.v14i2.9580

Abstract

Perkotaan tidak pernah lepas dari segala permasalahannya, salah satunya adalah permasalahan permukiman kumuh,permukiman kumuh biasanya banyak terdapat pada daerah perkotaan, salah satunya pada wilayah Kelurahan Glugur II kota Medan, pada daerah ini terdapat permukiman kumuh yang menjadi tempat kami melakukan penelitan. Permukiman kumuh sangat berhubungan erat dengan kemiskinan sehingga menjadi penyebab permasalahan yang belum dapat terealisasi sampai sekarang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apa saja karakteristik permumkiman kumuh dan bentuk kesenjangan didalamnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menujukan bagaimana karakteristik permumkiman kumuh serta bentuk kesenjangannya.
Local Wisdom of Kenduri Blang in Acehnese Society: Sociological Analysis of Human Ecology through a Functional Structural Perspective Nahwa Zainab Marpaung; Rahma Hayati Harahap
Tradition and Modernity of Humanity Vol. 4 No. 1 (2024): January
Publisher : TALENTA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/tmh.v4i1.15780

Abstract

Local Wisdom Kenduri Blang is a traditional ceremony of the Acehnese people carried out by descending into the rice fields. The local wisdom of Kenduri Blang has several values and rules that function to maintain and care for the preservation of nature through its plants. The functional structural perspective in this study is used to see the function of the local wisdom of Kenduri Blang in maintaining environmental sustainability carried out by the Acehnese people in Indonesia This research uses a literature study method with secondary data sources, namely books, previous studies, and studies that have been conducted. Data collection techniques are carried out through information collection, research that has been done, and previous studies. Data analysis techniques use a functional structural perspective and an ecological balance paradigm. The results of this study show that there are two customary processes in the local wisdom of Kenduri Blang which shows a good relationship between the people of Aceh and their environment. Local Wisdom Kenduri Blang illustrates this good relationship through traditional processions that oblige people to preserve rice fields before enjoying the harvest.