Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Comparison of Wolbachia Knowledge between High School Students in Suburban and Urban of Yogyakarta Naufal Abdan Ammar; Tri Wulandari Kesetyaningsih
Jurnal Berkala Kesehatan Vol 10, No 1 (2024): JURNAL BERKALA KESEHATAN
Publisher : Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbk.v10i1.19092

Abstract

Dengue hemorrhagic fever is a health problem throughout the world. The problems mainly originate from the control that still need to be improved. The Indonesian government’s latest control is the Wolbachia program which was initiated in Yogyakarta Province, especially in Sleman Regency and Yogyakarta City. This research aims to determine the knowledge about Wolbachia program among the students in Sleman Regency (sub-urban) and Yogyakarta City (urban). This is an observational study with a cross-sectional design. Research sampling was carried out using the purposive sampling method. The study involved 181 High School students in Sleman Regency and 200 students in Yogyakarta City. Data collection conducted using questionnaire. The average score for Sleman Regency students is 46.85 and Yogyakarta City students 47.77, means low. Mann-Whitney analysis proved that there is no difference in the knowledge about Wolbachia program between sub-urban and urban students (p = 0.273). Male students' scores were lower in urban and female students' scores were lower in sub-urban. Socialization about the Wolbachia program needs to be carried out targeting students.
Peningkatan Pemahaman Tentang Hak Dan Kewajiban Partisipasi Pemilu Dan Konteks Bahaya Money Politic Dafi` Al Khayyan; Fery Dwi Pangestu; Kahla Nazsha Alhayyu; Muh. Amirul Mubarak Ma’ruf; Muhammad Kaznasani; Putri Devya Permata Sari; Wiwit Kharisma Putri; Tri Wulandari Kesetyaningsih
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.62.1225

Abstract

Partisipasi aktif masyarakat, khususnya pemilih, dalam pemilihan umum (PEMILU) dianggap sebagai pilar utama bagi keberlanjutan demokrasi yang kokoh. Untuk mengatasi tantangan pemahaman masyarakat terkait pemilihan umum, dilakukan pendekatan sosialisasi politik guna meningkatkan kesadaran akan proses demokrasi. Kegiatan ini fokus pada peningkatan pemahaman hak dan kewajiban pemilih pemula di dusun Maesan Wetan dalam berpartisipasi dalam pemilu, dengan mempertimbangkan risiko money politik yang umumnya terjadi dalam proses pemilu. Dalam kegiatan sosialisasi, dilakukan penyuluhan komprehensif mengenai money politik, mencakup jenis-jenis, sumber-sumber, dan dampak negatifnya pada sistem politik. Sosialisasi melibatkan seminar terkait money politic, bertujuan mendekatkan masyarakat pada nilai-nilai demokrasi serta hak dan kewajiban mereka dalam pemilihan umum. Metode intervensi pendidikan publik diimplementasikan dalam sosialisasi ini, melibatkan pemilih pemula dalam serangkaian langkah. Kegiatan ini melibatkan diskusi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat sasaran tentang hak dan kewajiban mereka dalam pemilu, sekaligus memberikan pemahaman yang lebih baik tentang bahaya money politik. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman masyarakat sasaran tentang hak dan kewajiban mereka dalam berpartisipasi dalam pemilu. Mereka menjadi lebih mampu mengidentifikasi praktik money politik dan memahami dampak negatifnya terhadap sistem politik. Implikasi dari kegiatan ini adalah, dengan pemahaman yang lebih baik, pemilih pemula dapat berpartisipasi dalam pemilu dengan lebih efektif, sehingga mampu melindungi integritas demokrasi.
Methanol Extract Lotion of Tagetes erecta L. Flower as A Repellent Against Culex quinquefasciatus Siti Maisaroh; Tri Wulandari Kesetyaningsih
Proceedings International Conference on Sustainable Innovation (ICoSI) Vol. 1 No. 1 (2021): Maximizing Opportunities and Research for a Better Life
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/icosi.v3i1.36

Abstract

Most Lymphatic Filariasis is transmitted by Culex quinquefasciatus. DEET is effective to repel mosquitoes, but it has side effects. Marigold (Tagetes erecta L.) flower contains flavonoids and terpenoids which are potential repellents. This study aims to determine the effectiveness of the methanol extract lotion of T. erecta as a repellent against Cx quinquefasciatus. This is an experiment with a posttest-only control group design. There were seven concentration groups, including control and treatment groups of 2%, 4%, 8%, 16%, and 32% extract. The lotion was applied to the skin of the guinea pig. There were 25 female mosquitoes per cage for each experiment. One Way Anova and Probit used to analyze the data. The result showed that there was a significant difference among the research groups (p<0.01), of which 16% and 32% have significant values (p 0.106 and 0.350 compared with DEET respectively). RC50 and RC90 are in 11.078% and 32.131% respectively, with RT50 and RT90 at the hour of 2.398 and 1.496 respectively. It concluded that the methanol extract lotion of T. erecta was effective to repel Cx quinquefasciatus at 16% concentration, and potency against 50% and 90% are in 11.078% and 32.131%, at the hour of 2.398 and 1.496 respectively.