Partisipasi aktif masyarakat, khususnya pemilih, dalam pemilihan umum (PEMILU) dianggap sebagai pilar utama bagi keberlanjutan demokrasi yang kokoh. Untuk mengatasi tantangan pemahaman masyarakat terkait pemilihan umum, dilakukan pendekatan sosialisasi politik guna meningkatkan kesadaran akan proses demokrasi. Kegiatan ini fokus pada peningkatan pemahaman hak dan kewajiban pemilih pemula di dusun Maesan Wetan dalam berpartisipasi dalam pemilu, dengan mempertimbangkan risiko money politik yang umumnya terjadi dalam proses pemilu. Dalam kegiatan sosialisasi, dilakukan penyuluhan komprehensif mengenai money politik, mencakup jenis-jenis, sumber-sumber, dan dampak negatifnya pada sistem politik. Sosialisasi melibatkan seminar terkait money politic, bertujuan mendekatkan masyarakat pada nilai-nilai demokrasi serta hak dan kewajiban mereka dalam pemilihan umum. Metode intervensi pendidikan publik diimplementasikan dalam sosialisasi ini, melibatkan pemilih pemula dalam serangkaian langkah. Kegiatan ini melibatkan diskusi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat sasaran tentang hak dan kewajiban mereka dalam pemilu, sekaligus memberikan pemahaman yang lebih baik tentang bahaya money politik. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman masyarakat sasaran tentang hak dan kewajiban mereka dalam berpartisipasi dalam pemilu. Mereka menjadi lebih mampu mengidentifikasi praktik money politik dan memahami dampak negatifnya terhadap sistem politik. Implikasi dari kegiatan ini adalah, dengan pemahaman yang lebih baik, pemilih pemula dapat berpartisipasi dalam pemilu dengan lebih efektif, sehingga mampu melindungi integritas demokrasi.