Eka Olivia Dewi
Universitas PGRI Argopuro Jember

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Mengenal Bentuk Geometri Melalui Permainan Puzzle Pada Anak Usia 4-5 Tahun di KB Mutiarahati Ayu Purnamasari; Indah Kharismawati; Eka Olivia Dewi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei (on progress)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.4834

Abstract

Kemampuan mengenal bentuk geometri merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan kognitif anak usia dini yang perlu dikembangkan melalui pembelajaran yang menarik dan bermakna. Namun, pada praktiknya masih ditemukan anak yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep bentuk geometri secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan anak usia 4–5 tahun dalam mengenal berbagai bentuk geometri melalui aktivitas eksploratif yang berpusat pada anak dengan memanfaatkan media permainan puzzle di KB Mutiara Hati, Desa Karangrejo, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model Stephen Kemmis dan Robin McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus selama empat minggu dengan subjek sebanyak 15 anak. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif dengan indikator keberhasilan >75% anak mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media puzzle mampu meningkatkan kemampuan anak dalam mengenal, mengelompokkan, dan menyebutkan bentuk-bentuk geometri secara bertahap hingga mencapai kriteria keberhasilan yang ditetapkan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media permainan puzzle efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak usia dini.
Peningkatan Literasi Sains Melalui Eksperimen Pencampuran Warna Pada Kelompok A Sps Kemuning 1 Niki Dian Wardana; Mochammad Maulana Trianggono; Eka Olivia Dewi
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 2 (2026): Edisi Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i2.8310

Abstract

Penelitian ini menggunakan aktivitas pencampuran warna sebagai sarana untuk meningkatkan literasi sains di SPS Kemuning 1. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research/CAR) yang terdiri dari dua siklus sebagaimana dikembangkan oleh Kemmis dan Mc Taggart. Tahapan ini meliputi empat langkah: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini menunjukkan bahwa dari 20 siswa di siklus 1, hanya 8 yang mencapai tingkat perkembangan sesuai harapan (BSH) dan 4 mencapai tingkat perkembangan sangat baik (BSB) dalam hal literasi sains. Sehingga, Hasil siklus pertama tidak berhasil secara optimal. Dengan demikian, peningkatan 10 anak yang mencapai kategori perkembangan sesuai harapan (BSH) dan 9 anak yang termasuk dalam kategori perkembangan sangat baik (BSB) dari 20 anak, tingkat keberhasilan meningkat dari 75% menjadi 95% setelah dilakukan perubahan pembelajaran pada siklus 2. Peningkatan ini menunjukkan bahwa kegiatan yang melibatkan pencampuran warna dapat membantu anak menjadi lebih memahami sains. Jadi, disimpulkan bahwa kegiatan pembelajaran yang mencakup eksperimen pencampuran warna dengan cat air efektif dalam meningkatkan literasi sains pada anak usia dini.