Abstract Fraud is a term used to describe dishonest actions that often occur in profit-driven organizations. Though it is commonly associated with accounting practices carried out by employees in large organizations, cases of fraud have also been found in the formal education sector, such as universities. Even student-level organizations are not free from fraudulent practices. One way to prevent fraud, which is a significant problem in Indonesia, is through formal and informal education. The purpose of this study is to analyze the research trends on student fraud and identify potential areas for future research. The study employs a quantitative approach with a bibliometric analysis using VosViewer and Google Scholar as the data source. The research results show that in 2023 there will be 18 article publications and this is the year with the most publications. Published research on fraud that has been carried out previously has been on academic topics as well as describing factors that trigger fraud, such as rationalization, opportunity, and pressure. The findings reveal that the year 2023 will see the highest number of publications with 18 articles. The research suggests that financial reports and religiosity are two areas that offer promising opportunities for further investigation into student fraud. Abstrak Fraud adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan tindakan tidak jujur yang sering terjadi di organisasi yang berorientasi pada keuntungan. Meskipun fraud biasanya dikaitkan dengan praktik akuntansi yang dilakukan oleh karyawan di organisasi besar, kasus fraud juga ditemukan di sektor pendidikan formal, seperti universitas. Bahkan organisasi tingkat mahasiswa pun tidak terlepas dari praktik fraud. Salah satu cara untuk mencegah fraud, yang merupakan masalah signifikan di Indonesia, adalah melalui pendidikan formal dan informal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengamati perkembangan penelitian mengenai fraud pada mahasiswa serta mengidentifikasi peluang penelitian di masa mendatang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan analisis bibliometrik. Analisis data dilakukan dengan memanfaatkan aplikasi VosViewer, sementara sumber data diperoleh dari Google Scholar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2023 terdapat 18 publikasi artikel, menjadikannya tahun dengan jumlah publikasi terbanyak. Penelitian yang telah terpublikasi mengenai kecurangan (fraud) pada mahasiswa sebagian besar berfokus pada topik akademik serta faktor-faktor pemicu kecurangan seperti rasionalisasi, kesempatan, dan tekanan. Namun, penelitian ini juga mengungkap bahwa terdapat area yang masih kurang diteliti dan memiliki potensi untuk dieksplorasi lebih lanjut, yaitu terkait laporan keuangan dan religiositas dalam konteks fraud pada mahasiswa. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya memberikan gambaran tentang perkembangan terkini, tetapi juga menawarkan wawasan untuk penelitian mendatang di bidang ini.