Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pencegahan Kenakalan Remaja Melalui Kegiatan Penyuluhan Penyalahgunaan Napza dan Bahaya Tindakan Aborsi Mulazimah Mulazimah; Entin Srihadi Yanti; Dhewi Nurahmawati; Ardina Rezky Noerani; Eko Sri Wulaningtyas; Puspita Puspita; Rofiatul Adawiyah; Siti Alisa Maulidiyah; Regina Dewaki Paso; Dewi Juhana
Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/kontribusi.v4i2.377

Abstract

Latar belakang: Angka kenakalan remaja masih tergolong tinggi di Indonesia. Bentuk kenakalan remaja yang sering ditemui yaitu penggunaan NAPZA dan tindakan Aborsi yang disebabkan oleh faktor kepribadian, faktor lingkungan, dan faktor yang lainnya. Kenakalan remaja bisa dicegah melalui pendekatan secara pribadi dengan remaja tersebut dan rehabilitasi. Tujuan: untuk mengetahui permasalahan penyalahgunaan napza dan tindakan aborsi pada siswa siswi kelas 12 SMA Negeri 1 Ngadiluwih. Metode: Partisipatif Action Research (PAR), sampel pengabdian ini melibatkan 105 siswa kelas 12 SMA Negeri 1 Ngadiluwih untuk terlibat aktif dalam proses penyuluhan. Hasil: diperoleh sebagian siswa kelas 12 SMA Negeri 1 Ngadiluwih berusia 17 – 18 tahun sebanyak 52 siswa (49,52%). Usia ini 17 -18 tahun berada pada tahap remaja akhir dimana rasa ingin tahu yang tinggi merupakan fase peralihan dari remaja ke dewasa.
HUBUNGAN PARITAS IBU BERSALIN DENGAN KEJADIAN PROLONGED FASE LATEN Siti Alisa Maulidiyah; Eko Sri Wulaningtyas; Dhewi Nurahmawati
Jurnal Bidan Pintar Vol. 7 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i1.7492

Abstract

Abstrak Paritas merupakan salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan kemajuan persalinan, namun hasil penelitian sebelumnya masih menunjukkan perbedaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paritas ibu bersalin dengan kejadian prolonged fase laten di RS Tk IV DKT Kota Kediri. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan retrospektif melalui data rekam medis. Penelitian dilaksanakan pada Mei 2025-Juni 2025 dengan teknik total sampling sebanyak 151 ibu bersalin tahun 2024. Analisis data menggunakan analisis univariat berupa distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Karakteristik responden menunjukkan sebagian besar ibu berusia 20–30 tahun (70,86%) dan bekerja sebagai ibu rumah tangga (42,38%). Distribusi paritas menunjukkan nulipara 53 responden (37,10%), primipara 49 responden (31,45%), dan multipara 49 responden (31,45%). Kejadian prolonged fase laten ditemukan pada 48 responden (31,78%). Hasil analisis bivariat menunjukkan nilai p = 0,931 (p > 0,05), sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan antara paritas ibu bersalin dengan kejadian prolonged fase laten. Kesimpulan: Paritas ibu bersalin tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian prolonged fase laten. Kondisi tersebut dapat terjadi pada semua kelompok paritas dan kemungkinan lebih dipengaruhi oleh faktor lain seperti kekuatan kontraksi uterus, kondisi serviks, faktor janin, serta kondisi psikologis ibu.   Kata kunci : paritas, persalinan, prolonged fase laten, ibu bersalin.