Adeswita Mooduto
Universitas Negeri Gorontalo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Antara Dukungan Sosial Orangtua dengan Perilaku Prososial pada Siswa Adeswita Mooduto; Maryam Rahim; Irpan Kasan
Student Journal of Guidance and Counseling Vol 3 No 1 (2023): Volume 3 Nomor 1 ( Oktober 2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjgc.v3i1.1854

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya perilaku prososial siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial orangtua dengan perilaku prososial pada siswa kelas X di SMA Negeri 1 Telaga Biru Kabupaten Gorontalo tahun ajaran 2022/2023. Metode penelitian bersifat kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 188 siswa dan sampel berjumlah 33 siswa yang diambil dengan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara dukungan sosial orangtua dengan perilaku prososial pada siswa Kelas X di SMA Negeri 1 Telaga Biru Kabupaten Gorontalo dengan persamaan Ŷ = 8,286 + 0,843X artinya setiap kenaikan satu unit pada variabel X (dukungan sosial orangtua) diikuti dengan kenaikan variabel Y (perilaku prososial siswa) sebesar 0,843. Dan telah teruji keberartiannya a = 0,05 dan koefisien korelasi sebesar 0,801. Hubungan antara dukungan sosial orangtua dengan perilaku prososial pada siswa kelas X di SMA Negeri 1 Telaga Biru Kabupaten Gorontalo diperoleh koefisien korelasi r = 0,801 dengan koefisien determinasi = x 100% = 64,2%. Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa 64,2% dukungan sosial orangtua dapat mempengaruhi perilaku prososial siswa sedangkan sisanya sebesar 35,8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini dan nilai t = 7,463. Kesimpulanya bahwa hipotesis ini terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara dukungan sosial orangtua dengan perilaku prososial pada siswa Kelas X di SMA Negeri 1 Telaga Biru Kabupaten Gorontalo. Artinya semakin baik dukungan sosial orangtua, maka semakin baik pula perilaku prososial pada siswa.
Bimbingan Klasikal Berbasis Pembelajaran Sosial Emosional (PSE) untuk Meningkatkan Pemahaman Tentang Bahaya Perundungan pada Siswa Adeswita Mooduto; Meiske Puluhulawa; Mohamad Awal Lakadjo
Student Journal of Guidance and Counseling Vol 5 No 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 (Oktober 2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjgc.v5i1.3144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan klasikal berbasis pembelajaran sosial emosional (PSE) untuk meningkatkan pemahaman bahaya tentang perundungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif metode pra-eksperimen dengan one-group pre-test dan post-test design. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa yang dipilih dengan teknik total sampling. Instrument yang digunakan adalah skala bullying yang berjumlah 19 item yang sudah valid dan reliabel. Angket yang disebarkan sebanyak yakni sebelum pemberian treatment dan sesudah pemberian treatment. Hasil penelitian diperoleh Dari hasil analisis pada tes awal pre-test maka diperoleh skor tertinggi 95 dan skor terendah 42. Sedangkan skor rata-rata (X) sebesar 63,40 sedangkan Dari hasil analisis pada akhir post-test maka diperoleh skor tertinggi 110 dan skor terendah 66 Sedangkan skor rata-rata (X) sebesar 79.97. Artinya bahwa hipotesis terdapat pengaruh bimbingan klasikal berbasis PSE untuk meningkatkan pemahaman tentang bahaya perundungan Di SMK Negeri 3 Gorontalo dapat diterima. This research aims to determine the effect of classical guidance based on social emotional learning (PSE) to increase understanding of the dangers of bullying. This research uses a quantitative approach, pre-experimental method with one-group pre-test and post-test design. The research subjects were 30 students selected using total sampling technique. The instrument used is a bullying scale consisting of 19 items which are valid and reliable. There were as many questionnaires distributed as before giving treatment and after giving treatment. The research results were obtained from the results of the analysis at the initial pre-test, the highest score was 95 and the lowest score was 42. Meanwhile the average score (X) was 63.40, while from the results of the analysis at the end of the post-test the highest score was 110 and the score the lowest was 66, while the average score (X) was 79.97. This means that the hypothesis that there is an influence of PSE-based classical guidance to increase understanding of the dangers of bullying at SMK Negeri 3 Gorontalo can be accepted.