Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KNOWLEDGE LEVEL OF NU MA'RUF KUDUS HIGH SCHOOL STUDENTS REGARDING COMPOST FERTILIZER TO SUPPORT SUSTAINABLE AGRICULTURAL EFFORTS M. Aris Pujiyanto; Dwi Putriana Nuramanah Kinding; Muhamad Solekan; Sarno Sarno
Jurnal Hexagro Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Hexagro
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/hexagro.v8i1.1492

Abstract

The waste problem is one of the big challenges faced by communities throughout the world. The environmental impacts of the waste problem include water and air pollution, ecosystem damage, and reduction of natural resources. This research aims to analyze the level of knowledge of NU Ma'ruf Kudus High School students about compost fertilizer, the manufacturing process, and the benefits of compost fertilizer. The research method used is descriptive analysis using a questionnaire as a data collection tool. The respondents of this research were 30 class XII students of SMA NU Ma'ruf Kudus. The data analysis used is a Likert scale. The research results showed that the level of students' knowledge about compost fertilizer, the manufacturing process and its benefits increased after being given education. Most students have a good understanding of the concept of compost fertilizer and its benefits in sustainable agriculture. These findings indicate that there is still a need to improve education and counseling about compost fertilizer in schools, as well as its important role in increasing students' awareness of environmental issues and sustainable agriculture. This research contributes to the understanding of students' level of knowledge regarding compost fertilizer and highlights the importance of education about sustainable agricultural practices at the secondary education level. Further efforts can be made to increase students' understanding of compost and its impact on the environment and agriculture. With a better understanding of compost, students can become agents of change who play a role in protecting and caring for our environment, as well as supporting more sustainable agriculture.
Analisis Kinerja Dan Strategi Penguatan Kelembagaan Kelompok Tani Padi Organik di Kabupaten Banyumas Dwi Putriana Nuramamanah Kinding; Rifki Andi Novia; Indah Widyarini; Muhamad Aris Pujiyanto; Muhamad Solekan; Anggi Fitria Cahyaningsih; Faishal Permana; Ernes Septina Azizi
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i2.24272

Abstract

Penguatan kelembagaan kelompok tani merupakan aspek penting dalam mendukung keberlanjutan usaha tani padi organik dan peningkatan daya saing agribisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja kelembagaan serta merumuskan strategi penguatan kelembagaan kelompok tani padi organik di Kabupaten Banyumas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang dilaksanakan pada lima kelompok tani padi organik di Kabupaten Banyumas, yaitu Kelompok Tani Gatos, Watu Agung, Marsudi Tani, Ngudi Raharjo II, dan Karang Nangka. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 53 petani yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan menggunakan analisis kinerja kelembagaan, Internal Factor Analysis Summary (IFAS), External Factor Analysis Summary (EFAS), dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja kelembagaan kelompok tani berada pada kategori sangat baik dengan nilai rata-rata sebesar 4,24. Nilai IFAS sebesar 3,26 menunjukkan bahwa kelompok tani memiliki kondisi internal yang kuat, sedangkan nilai EFAS sebesar 3,45 menunjukkan bahwa lingkungan eksternal memberikan peluang yang cukup besar bagi pengembangan kelembagaan kelompok tani. Hasil analisis SWOT menempatkan kelompok tani pada Kuadran I (growth oriented strategy), yang menunjukkan bahwa strategi penguatan kelembagaan perlu diarahkan pada pemanfaatan kekuatan internal untuk memanfaatkan peluang eksternal secara optimal. Strategi yang direkomendasikan meliputi penguatan kapasitas kelembagaan, pengembangan jaringan pemasaran produk organik, peningkatan akses pembiayaan dan kemitraan usaha, serta penguatan koordinasi organisasi kelompok tani. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan kelembagaan kelompok tani menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan dan pengembangan agribisnis padi organik di Kabupaten Banyumas.