Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Determinan Ekonomi Pengangguran Terbuka: Peran Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum, Partisipasi Angkatan Kerja, SDM, dan Inflasi Baso Siswadarma; Fatmawati Fatmawati; Sri Undai Nurbayani; Maria Vania Dewi Kusumawardani
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 7: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i7.18893

Abstract

Tingkat pengangguran terbuka Kota Makassar yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata Sulawesi Selatan menunjukkan perlunya kajian terhadap faktor-faktor penyebabnya. Penelitian ingin melihat pengaruh pertumbuhan ekonomi, upah minimum kota, tingkat partisipasi angkatan kerja, kualitas sumber daya manusia, dan inflasi terhadap tingkat pengangguran terbuka Kota Makassar periode 2017 sampai 2024. Penelitian ini menggunakan data sekunder time series tahunan dari Badan Pusat Statistik. Analisis dilakukan dengan regresi linear berganda menggunakan metode Ordinary Least Squares, yang didahului pengujian asumsi klasik. Hasil menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi (p = 0,0099) dan upah minimum (p = 0,0078) berpengaruh signifikan secara parsial dengan arah negatif terhadap pengangguran. Sementara itu, tingkat partisipasi angkatan kerja, kualitas sumber daya manusia, dan inflasi tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Secara simultan, pertumbuhan ekonomi, upah minimum, tingkat partisipasi angkatan kerja, kualitas sumber daya manusia, dan inflasi berpengaruh signifikan terhadap pengangguran (R2 = 69,73%). Temuan ini menunjukkan bahwa pengangguran di Kota Makassar tidak hanya berkaitan dengan satu faktor ekonomi. Hasil penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun kebijakan ketenagakerjaan di Kota Makassar.
PMFEB-KIPKU: Pelatihan Pembukuan Sederhana bagi UMKM Majelis Taklim Mesjid Al-Muhajirat Kelurahan Biring Romang Kecamatan Manggala Kotamadya Makassar Asri Usman; Baso Siswadarma; Nariswhari Arisani Asri
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 7 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63447/jpni.v7i2.1829

Abstract

Low levels of financial literacy and poor financial management practices are still the main problems faced by micro, small and medium enterprises that are based on community and religious organizations. Problems with unorganized financial recording systems, in addition to the inability to separate business from personal finances, are obstacles to obtaining financing as well as making appropriate business decisions. The community service program is intended to improve the financial management capacity of micro, small and medium enterprises based at the Al-Muhajirat Mosque Taklim Assembly in Biring Romang Village, Makassar City through practical training on basic accounting. The method used is lectures, tutorials, and discussions tailored to the needs of partners with a participatory approach. The evaluation was carried out using participatory observation, case studies as well as post-training assessments to measure the effectiveness of the program. The results showed a significant increase in participants' ability to record transactions, implement a simple accounting cycle, and separate business from personal finances. Participants can also prepare basic financial reports for decision-making purposes. This program strengthens MSMEs' readiness for more accountable, transparent, and sustainable financial management.