Inas Arifah Mujahidah
Sekolah Tinggi Agama Islam Masjid Syuhada Yogyakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Pada Pembelajaran Bahasa Arab di Sekolah Dasar Islam Terpadu Salsabila Baiturrahman Prambanan Klaten Mega Primaningtyas; Inas Arifah Mujahidah
Ihtimam : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 7 No. 1 (2024): Juni
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36668/jih.v7i1.769

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada pembelajaran bahasa Arab di SDIT Salsabila Baiturrahman Prambanan Klaten, serta faktor pendukung dan penghambat implementasi tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field reseach) dengan menggunakan jenis pendekatan kualitatif. Adapun alat pengumpulan data dalam penelitian ini adalah: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru bahasa Arab, dan siswa kelas IV. Analisis data dilakukan dengan cara induktif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Implementasi kurikulum Merdeka Belajar pada pembelajaran bahasa Arab sudah sesuai, dengan berorientasi pada kemampuan menggunakan bahasa Arab sebagai alat komunikasi global, menggunakan bahasa Arab untuk mendalami agama dari sumber otentik serta pengembangan kreatifitas guru bahasa Arab. (2) Faktor pendukung implementasi Kurikulum Merdeka Belajar yaitu Terlaksanakan kegiatan In House Training (IHT) untuk pendidik di SDIT Salsabila Baiturrahman Prambanan, tersedianya fasilitas sarana dan prasarana berupa lingkungan berbasis pesantren serta ruang laboratorium komputer, ketercapaian siswa dalam pembelajaran iqro. Faktor penghambat implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada pembelajaran bahasa Arab di SDIT Salasabila Baiturrahman Prambanan yaitu latar belakang peserta didik yang sama sekali tidak mengenal bahasa Arab baik berupa lisan dan tulisan, terbatasnya jam pembelajaran Bahasa Arab, belum maksimalnya penataan administrasi.