Tri Yugo
Universitas Islam Bandung

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

INTEGRASI PRINSIP AJARAN AGAMA ISLAM DALAM PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA Tri Yugo
QALAM: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 5, No 1 (2024): QALAM : JURNAL PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : STAI Sufyan Tsauri Majenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57210/qlm.v5i1.298

Abstract

Profil Pelajar Pancasila diimplementasikan ke dalam kegiatan luar kelas berupa Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), yang menekankan pada upaya untuk mengembangkan identitas karakter siswa. Integrasi ajaran agama Islam dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), berupa integrasi prinsip yang terkandung dalam mata pelajaran pendidikan agama Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriftif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan studi pustaka. Hasil peneitian menunjukkan pelaksanaan kegiataan P5 di SMP KP Baros berjalan lancar dan kondusif. Semua komponen sekolah, berkontribusi secara aktif dalam kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) tersebut. Hambatannya adalah Guru belum sepenuhnya memahami P5, siswa belum termotivasi dengan baik, dan orang tua tidak mendukung mereka. Pendidikan Agama Islam dan profil pelajar Pancasila mempunyai hubungan yang erat karena keduanya merupakan komponen tak terpisahkan dari sistem pendidikan di Indonesia. Keduanya memiliki tujuan dalam membentuk individu yang berkarakter, bermoral, dan berkontribusi positif dalam masyarakat. 
Pengaruh Pembiasaan Sholat Dhuha Terhadap Kedisiplinan Ibadah Siswa Tri Yugo
Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter Vol 1 No 1 (2024): Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/masagi.v1i1.3394

Abstract

Pembiasaan sholat dhuha berjamaah sebagai bentuk latihan religius dapat menjadi instrumen yang efektif dalam membentuk kedisiplinan ibadah siswa. Dengan kedisiplinan ibadah yang baik, diharapkan siswa dapat menginternalisasikan nilai – nilai keagamaan dan mempraktekkan ajaran agama Islam dalam kehidupan sehari – hari, baik di sekolah maupun di rumah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembiasaan sholat dhuha terhadap kedisiplinan ibadah siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan instrumen angket atau kuisioner. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling yaitu pengambilan anggota sampel dari populasi yang dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi dan dianggap homogen. Sampel diambil dari populasi yaitu siswa SMP KP Baros, dan sampel yang diambil sebanyak 31 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan pembiasaan sholat dhuha terhadap kedisiplinan ibadah siswa. Dengan nilai signifikasi 0,000 < 0,05 dan nilai R Square sebesar 0,366 yang menunjukkan bahwa sebesar 36,6% kedisiplinan ibadah siswa (Y) dipengaruhi oleh pembiasaan sholat dhuha (X), maka ho ditolak dan ha diterima.
Relevansi Nilai-Nilai Akhlak Dari Kitab Akhlak Lil Banin Dalam Konteks Pendidikan Modern Tri Yugo; Muhardi
Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter Vol 1 No 2 (2024): Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/masagi.v1i2.4408

Abstract

Studi ini mengeksplorasi relevansi nilai-nilai akhlak dari kitab Akhlak Lil Banin dalam konteks pendidikan modern melalui pendekatan penelitian kualitatif dan metode kajian pustaka. Kitab ini menawarkan panduan komprehensif mengenai nilai-nilai akhlak, termasuk adab terhadap orang tua, guru, sesama, serta etika dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menganalisis relevansi dan penerapan nilai-nilai tersebut dalam kurikulum pendidikan modern, kegiatan sosial, dan penggunaan teknologi pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengintegrasian nilai-nilai akhlak ini melalui pembelajaran formal, program ekstrakurikuler, serta teknologi edukatif dapat memperkuat karakter siswa dan meningkatkan perilaku etis mereka dalam berbagai aspek kehidupan. Selain itu, kegiatan keagamaan dan peran guru sebagai teladan penting dalam membentuk lingkungan belajar yang mendukung perkembangan akhlak yang baik. Relevansi nilai-nilai ini dalam pendidikan modern tidak hanya menghasilkan siswa yang cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia, siap berkontribusi positif di masyarakat. Studi ini menegaskan pentingnya pengajaran nilai-nilai akhlak dalam membentuk generasi yang bermoral dan bertanggung jawab.