Mutiara Salsabila
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Teknik WDEP Dalam Meningkatkan Keterampilan Belajar Siswa Mutiara Salsabila; Yenti Arsini; Mahyuni Harahap
Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): Maret : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/sidu.v3i1.1803

Abstract

Learning skills are the skills to manage one's potential in carrying out daily activities (learning) which are influenced by several factors that produce changes to achieve goals. Hopefully, using the WDEP technique as part of the reality of counseling can change learning skills for the better. The aim of this research is to improve students' learning skills. This research uses qualitative methods and action research (action research). Through the use of the WDEP technique, students are able to help themselves face reality and fulfill basic needs without harming themselves or others, students are able to have greater control over their own lives and are able to make better choices in improving their learning skills and are committed to responsible for the plans he has made.
Pengaruh Konten Kesehatan yang Ada di Media Sosial Terhadap Perilaku Kesehatan Remaja di Era Digital Mutiara Salsabila; Sri Sundari; Israyani Israyani; Syafran Arrazy
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 4 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v4i2.5281

Abstract

Media sosial, sebagai salah satu produk utama dari era digital, kini menjadi sarana yang sangat populer untuk berbagi informasi, termasuk konten kesehatan, jumlah pengguna media sosial di seluruh dunia telah mencapai lebih dari 4,9 miliar, dengan remaja menjadi salah satu kelompok pengguna terbesar. Kondisi ini menunjukkan bahwa media sosial memiliki potensi besar dalam memengaruhi perilaku kesehatan remaja. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh konten kesehatan di media sosial terhadap perilaku kesehatan remaja, baik dalam aspek positif maupun negatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini kuantitatif deskriptif adalah suatu pendekatan yang bertujuan untuk menggambarkan atau mendeskripsikan fenomena yang terjadi di lapangan berdasarkan data yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menggunakan media sosial setiap hari, dengan jumlah 48 responden atau sekitar 87.72% dari total responden. Sementara itu, hanya 7 responden atau 12.28% yang menggunakan media sosial secara jarang. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas pengguna media sosial memiliki kebiasaan untuk mengakses media sosial secara rutin setiap harinya. Kesimpulannya perkembangan pesat teknologi informasi, khususnya media sosial, mempengaruhi perilaku kesehatan remaja secara signifikan. Mayoritas remaja yang terlibat dalam penelitian ini mengakses media sosial secara rutin, dengan sebagian besar menggunakan platform seperti TikTok, Instagram, dan YouTube.