Mursyidan Auliya Nasution
STAIN Mandailing Natal

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengimplemantasian Manajemen Mutu Pendidikan di SMA Negeri 2 Plus Panyabungan Reni Septrisia; Mursyidan Auliya Nasution; Ummu Salamah; Ummu Hanifah; Rahma Atikah; Muhammad Ali Yusuf; Siti Fatimah Rahmila
Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2024): Juni : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/sidu.v3i2.2142

Abstract

This research aims to describe the implementation of education quality management at SMA Negeri 2 Plus Panyabungan, Mandailing Natal Regency. This research uses a descriptive method with a qualitative approach. The main respondents consisted of the Deputy Principal and several relevant teachers. Data was collected through observation, interviews and documentation, including the use of school social media as an additional source. This research found that quality management planning at SMA Negeri 2 Plus Panyabungan involved all parties in the organization, from leadership to subordinate staff, in formulating the school's vision, mission and goals. Implementation of quality management uses Total Quality Management (TQM) principles, such as focusing on customers (students and parents), continuous improvement, and a data-based approach. The PDCA (Plan-Do-Check-Act) model is also applied as a systematic approach to improving the educational process. The research results show that the implementation of education quality management is very important in facing the challenges of globalization and technological developments. Effective integrated quality management can improve the quality of education, producing graduates who are academically competent and ready to face the dynamics of the world of work. Therefore, this study provides recommendations to policy makers and education observers to improve the quality of education through integrated and sustainable quality management. In evaluating SMA Negeri 2 Plus Panyabungan, it is the principal who carries out the assessment of teachers, namely in accordance with the SKP or assessment performance standards.
Pelatihan Tajwid Alquran melalui Program Maghrib Mengaji di Desa Pintu Padang Jae Sri Wahyuni; Lenni Khairani; Ahmad Sulaiman; Hendra Kurniawan; Mursyidan Auliya Nasution; Zenni Khairani Putri; Riska Suaibah; Ainul Padilah; Khoirun Nisa
Ambacang: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): Edisi Mei
Publisher : PT. Willy Print Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan tajwid melalui program Magrib Mengaji merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang bertujuan meningkatkan kemampuan membaca Alquran anak-anak di Desa Pintu Padang Jae. Permasalahan utama yang ditemui di lapangan adalah rendahnya kemampuan anak-anak dalam membaca Alquran sesuai kaidah tajwid, khususnya dalam membedakan hukum bacaan seperti izhar, ikhfa’, idgham, iqlab, dan qalqalah. Selain itu, keterbatasan tenaga pengajar dan kurangnya variasi metode pembelajaran menjadi hambatan dalam proses peningkatan literasi Alquran. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Jami’ Al-Mukhlisin setiap malam Senin hingga malam Sabtu dengan menggunakan metode pendidikan dan pelatihan. Anak-anak diperkenalkan pada dasar-dasar ilmu tajwid, kemudian diberi kesempatan membaca secara bergiliran untuk dikoreksi langsung oleh mahasiswa KKN. Hasil pre-test menunjukkan bahwa sebagian besar anak berada pada kategori kurang (75%), sementara hasil post-test memperlihatkan peningkatan signifikan dengan 78% anak mencapai kategori baik dan 22% berada pada kategori cukup. Temuan ini membuktikan bahwa program Magrib Mengaji efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca Alquran sesuai tajwid. Simpulan dari kegiatan ini menegaskan pentingnya pelatihan tajwid sejak dini sebagai upaya menjaga kemurnian bacaan Alquran dan membentuk generasi Qur’ani yang disiplin, fasih, serta memiliki kecintaan terhadap kitab suci.