Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Bullying Sebagai Penghambat Kedewasaan Remaja di Bekasi Chantika Nurul Wijayanti; Cindy Tiara Adinda; Hanna Aqeela Humayra; Mochammad Aqshal Sallim; Syafira Suniyah Nur Fahmi; Mic Finanto Ario Bangun
Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2024): Juni : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/sidu.v3i2.2174

Abstract

The study examines the impact of bullying on adolescent maturity in Bekasi, using methods of literary study. Factors such as the psychological condition of the perpetrators and victims, the family environment, and the school culture play a role in the occurrence of bullying. Bullying can lead to mental health disorders and decreased academic performance in adolescents, which in their behavior can hinder their progress towards maturity. The study analyzed patterns of relationships between bullying experiences and aspects of adolescent maturity, such as emotions, cognition, and behavior. Factors that moderate the negative impact of bullying are also being explored.
Program Psikoedukasi Art Therapy dan Webinar Kesehatan Mental KKN Ubhara Jaya Bekasi Cindy Tiara Adinda; Mutiara Salsabila Haryani; Syafira Suniyah Nur Fahmi; Yuliana Putri; Zahra Kuncoro Putri; Nurwahyuni Nasir
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 2 No. 1 (2026): Maret : Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v2i1.310

Abstract

Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam kesejahteraan individu, namun literasi kesehatan mental masih tergolong rendah, khususnya pada kelompok rentan seperti anak yatim piatu di panti asuhan serta masyarakat umum yang mengalami permasalahan relasi interpersonal. Pengasuhan institusional yang cenderung berfokus pada pemenuhan kebutuhan fisik sering kali belum diimbangi dengan perhatian terhadap kebutuhan emosional, sehingga berdampak pada kesulitan pengenalan dan pengelolaan emosi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan mental, pemahaman emosi, dan kemampuan regulasi emosi melalui program psikoedukasi dan art therapy. Kegiatan dilaksanakan secara luring di panti asuhan dan secara daring melalui webinar psikoedukasi bagi masyarakat umum. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi psikoedukasi, diskusi interaktif, serta art therapy sebagai media ekspresi emosional nonverbal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep dasar kesehatan mental dan emosi, yang tercermin dari hasil post-test anak panti asuhan serta partisipasi aktif peserta webinar. Program ini memberikan manfaat promotif dan preventif dalam mendukung kesehatan mental berbasis komunitas serta memperkuat peran biro psikologi sebagai sarana edukasi kesehatan mental yang mudah diakses.