Septi Maulidyah
Landscape Architecture, Department of Infrastructure and Territorial Technology, Institut Teknologi Sumatera

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Arsitekta

EVALUASI LANSKAP KAMPUS ITERA SEBAGAI LINGKUNGAN YANG SEHAT Maulidyah, Septi
Arsitekta : Jurnal Arsitektur dan Kota Berkelanjutan Vol. 5 No. 02 (2023): Arsitekta : Jurnal Arsitektur Kota dan Berkelanjutan
Publisher : Program Studi Arsitektur Universitas Tanri Abeng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/arsitekta.v5i02.478

Abstract

Di tengah berkembangnya pembangunan yang memprioritaskan percepatan dan perkembangan ekonomi, keberlanjutan dalam setiap pembangunan sering terlupakan, khususnya untuk meningkatkan kualitas lingkungan secara ekologis dan lingkungan yang sehat untuk manusia. Pasca pandemi covid-19, kebutuhan akan adanya lingkungan yang sehat semakin dirasakan urgensinya, terutama karena berkembangnya kemudahan teknologi dan mobilisasi manusia serta perubahan iklim membuat penyebaran virus dan penyakit berbahaya juga semakin mengancam. Tidak hanya ancaman dari virus dan penyakit, kesehatan mental juga menjadi perhatian utama untuk mempertimbangkan desain lanskap ruang luar yang sehat. Arsitektur lanskap sebagai salah satu disiplin ilmu yang menggabungkan desain ruang dan teknik rekayasa tapak dengan pendekatan ilmu ekologi dan sosial budaya memiliki peran penting untuk meningkatkan nilai kesehatan di ruang luar melalui perencanaan, perancangan, dan manajemen. Penelitian ini memfokuskan pada evaluasi penerapan ruang luar di kampus ITERA di kompleks bangunan Laboratorium Teknik dan GKU-1 yang dimanfaatkan sebagai gedung perkuliahan terhadap prinsip desain lanskap untuk lingkungan yang sehat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan melakukan eksplorasi prinsip-prinsip lanskap yang sehat berdasarkan kajian literatur serta penilaian terhadap area tapak sebagai studi kasus. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi salah satu bagian penelitian lebih lanjut untuk mempertimbangkan aspek kesehatan di dalam perencanaan dan perancangan kampus sebagai salah satu tindakan adaptasi perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan.