Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Teacher Quality in Central Java Through The Central Java BBGP Case Study Driving Teacher Program Alifatur Rizqi Nur Awwaliyah; Lusi Damayanti; Amelia Nurun Nahar; Ni’matus Solihah
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v13i2.1127

Abstract

The Mobilizing Teacher Program is a local government initiative to strengthen the competence and quality of teachers, with a focus on improving pedagogical abilities, leadership, and the application of innovation in the learning process. The writing of this article uses a descriptive qualitative method, the data collection method used in writing this article is by means of observation and interviews. The place used as the writing of this research article is in the center of the Central Java Provincial Movement Teacher Center, which is located in Surakarta City. The research results show that the Teacher Mobilization Program has an important role in improving the quality of teachers in Central Java. Through BBGP, teachers have the opportunity to participate in training and coaching aimed at improving teaching skills, understanding the latest curriculum, and applying innovative learning methods. In addition, the Teacher Mobilization Program also functions as a forum for teachers to share experiences and knowledge with fellow professionals. This collaboration helps increase motivation and enthusiasm in creating a more effective learning environment in the classroom. The purpose of writing this article is to find out the profile of BBGP and the quality of teachers in Central Java, what is a driving teacher, the purpose of forming a driving teacher, the benefits of a driving teacher, and the role of a driving teacher in improving teacher quality. Teacher quality in Central Java province, Indonesia.
Pengembangan Desa Wisata Berbasis Partisipasi Masyarakat Lokal di Desa Wisata Colo Kudus Amelia Nurun Nahar; Alifatur Nur Awwaliyah; Lusi Damayanti; Dany Miftah M. Nur
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 4 (2024): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v1i4.1163

Abstract

Pariwisata berbasis masyarakat telah menjadi fokus utama dalam pengembangan destinasi wisata di Indonesia yang kaya akan budaya dan alamnya. Tulisan ini mengulas konsep "Membangun bersama masyarakat" sebagai kunci pembangunan pariwisata berkelanjutan. Penelitian ini mengeksplorasi pengembangan Desa Wisata Colo di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, sebagai contoh nyata dari prinsip pariwisata berbasis masyarakat. Desa ini berhasil mengintegrasikan atraksi alam dan kekayaan budaya dengan keterlibatan aktif masyarakat. Selain fokus pada Makam Sunan Muria, Desa Wisata Colo juga mengembangkan atraksi alam seperti Bukit Sepuser dan Bukit Puteran. Keberhasilan Desa Wisata Colo tercermin dalam peningkatan popularitas dan jumlah kunjungan wisatawan, menurut data BPS Kabupaten Kudus. Partisipasi masyarakat terjadi dalam berbagai bentuk, termasuk penyusunan inovasi paket wisata, swadaya pembangunan fasilitas ibadah, dan menjaga kebersihan jalur wisata. Faktor pendorong internal dan eksternal, seperti kesadaran akan peluang ekonomi, latar belakang agama, dan dukungan dari pemerintah serta pihak swasta, memainkan peran penting dalam mendorong partisipasi masyarakat. Penelitian ini menyoroti bahwa pengembangan pariwisata berbasis masyarakat di Desa Wisata Colo tidak hanya memberikan dampak positif terhadap ekonomi lokal tetapi juga menjaga keaslian budaya dan lingkungan. Ini menawarkan wawasan mendalam tentang pengembangan pariwisata yang memberdayakan masyarakat lokal, menciptakan keberlanjutan, dan mempromosikan ciri khas budaya dan alam Indonesia.