Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pemberdayaan Sebagai Pondasi Utama Bagi Kelompok Peternak Bebek Sumber Pangan Novia Ermilia Felda; Susi Hardjati
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 5 No. 1 (2024): (JUNI 2024) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v5i1.9209

Abstract

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo saat ini telag berupaya dalam pemberdayaan masyarakat termasuk pemberdayaan kelompok peternak bebek Sumber Pangan di Kampung Bebek dan Telur Asin. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana pemberdayaan Kelompok Peternak Bebek Sumber Pangan di Kampung Bebek dan Telur Asin Desa Kebonsari Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan metode deskriptif kualitatif melalui teori Tahapan Pemberdayaan yang meliputi Tahap Penyadaran, Tahap Pengkapasitasan dan Tahap Pendayaan. Hasil penelitian diketahui bahwa belum optimalnya upaya pemberdayaan yang dilakukan oleh Balai Penyuluhan Pertanian. Pada tahap penyadaran diketahui bahwa belum terdapat kesadaran peternak bebek Sumber Pangan mengenai pentingnya sertifikasi uji kelayakan produk hewani atau Nomor Kontrol Veteriner (NKV). Tahap pengkapasitasan dapat diketahui bahwa kurang adanya kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya pemberdayaan melalui kegiatan pembinaan. Tahap pendayaan diketahui bahwa tidak adanya keberlanjutan upaya pemberdayaan melalui aktivitas bantuan modal dan tidak adanya partisipasi peternak bebek Sumber Pangan dalam mengikuti program bantuan pemasaran.
Pemberdayaan Sebagai Pondasi Utama Bagi Kelompok Peternak Bebek Sumber Pangan Novia Ermilia Felda; Susi Hardjati
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 5 No. 1 (2024): (JUNI 2024) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v5i1.9209

Abstract

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo saat ini telag berupaya dalam pemberdayaan masyarakat termasuk pemberdayaan kelompok peternak bebek Sumber Pangan di Kampung Bebek dan Telur Asin. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana pemberdayaan Kelompok Peternak Bebek Sumber Pangan di Kampung Bebek dan Telur Asin Desa Kebonsari Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan metode deskriptif kualitatif melalui teori Tahapan Pemberdayaan yang meliputi Tahap Penyadaran, Tahap Pengkapasitasan dan Tahap Pendayaan. Hasil penelitian diketahui bahwa belum optimalnya upaya pemberdayaan yang dilakukan oleh Balai Penyuluhan Pertanian. Pada tahap penyadaran diketahui bahwa belum terdapat kesadaran peternak bebek Sumber Pangan mengenai pentingnya sertifikasi uji kelayakan produk hewani atau Nomor Kontrol Veteriner (NKV). Tahap pengkapasitasan dapat diketahui bahwa kurang adanya kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya pemberdayaan melalui kegiatan pembinaan. Tahap pendayaan diketahui bahwa tidak adanya keberlanjutan upaya pemberdayaan melalui aktivitas bantuan modal dan tidak adanya partisipasi peternak bebek Sumber Pangan dalam mengikuti program bantuan pemasaran.
Optimization of Village-Owned Enterprise Management at Improving Pades in Latukan Village, Lamongan Regency Arini Darajah; Susi Hardjati
Jurnal Kebijakan Publik Vol 16, No 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkp.v16i3.8839

Abstract

The purpose of this study was to determine the implementation of good corporate governance in order to optimize the increase in Village Original Income of BUMDes. The population in this study was BUMDes Sumber Rejeki in Latukan Village, Karanggeneng District, Lamongan Regency. Data were obtained through observation, interviews, and documentation. The research method used was qualitative research with triangulation analysis techniques. The results of this study indicate that the implementation of good corporate governance in BUMDes in Latukan Village is good in terms of the principles of transparency, accountability, responsibility, independence and honesty. BUMDes management decisions are taken objectively without interference from parties with personal interests. BUMDes is open to community participation and does not discriminate in recruitment. BUMDes has provided adequate information as a form of transparency in BUMDes management. The implementation of accountability is still weak in human resources owned by BUMDes, especially the treasurer. The treasurer already understands the implementation of accounting according to standards. Optimization of BUMDes management can be achieved through improving the implementation of good corporate governance, which not only strengthens financial management, but also BUMDes' contribution to inclusive and sustainable village development.
Implementasi Kebijakan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Gresik Agustin Dwi Setyowati; Susi Hardjati
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14355

Abstract

Pembangunan nasional bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga negara dengan menyediakan kebutuhan dasar melalui penyediaan pelayanan dasar, yang diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2021 tentang Penerapan Standar Pelayanan Minimal. Kebijakan ini menjadi kewajiban pemerintah daerah untuk menjamin pelayanan dasar pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial. Penelitian bertujuan mengetahui proses implementasi kebijakan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2021 tentang Penerapan Standar Pelayanan Minimal di Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Gresik. Jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teori yang digunakan Implementasi Kebijakan George C. Edward III (1980). Temuan menunjukkan komunikasi berjalan baik berkat sosialisasi, meskipun terdapat perbedaan persepsi. Ketersediaan sumber daya sudah memadai, namun terdapat isu dalam rotasi staf. Disposisi pelaksana menunjukkan komitmen yang tinggi, kemudian struktur birokrasi sudah memiliki standar operasional prosedur. Implementasi kebijakan berjalan baik tetapi ada hambatan yang perlu diatasi untuk memastikan pelaporan capaian target Standar Pelayanan Minimal triwulan dan tahunan berjalan optimal.