Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemanfaatan Inovasi Olahan Puding Alami Guna Meningkatkan Tumbuh Kembang Balita di Desa Kalisalam Tukiman; Musyarofah Nur Wahidah; Kaisa Tri Prawiswati; Dhea Setya Kusuma; Novia Ermilia Felda
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKStunting merupakan salah satu masalah gizi yang perlu diperhatikan terutama prevalensiangka stunting di Kabupaten Probolinggo yang semakin meningkat. Desa Kalisalam,Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo merupakan desa yang tidak terlepas daripermasalahan stunting meskipun tingkat prevalensi yang relatif rendah. Metode yangdigunakan merupakan metode eksperimen dengan dua faktor yang selanjutnya akan dianalisakadar dalam pemenuhan vitamin dan karbohidrat pada balita. Hasil menyatakan bahwaolahan puding labu kuning memberikan manfaat kepada balita sebagai salah satu sumberenergi, rendah lemak, meningkatkan kekebalan tubuh, melancarkan perncernaan balita,mendukung pertumbuhan otak dan syaraf, serta menangkal radikal bebas. Sedangkan hasildari eksperimen puding kacang hijau menyatakan bahwa manfaat kacang hijau untuk balitameliputi melancarkan pencernaan, sumber protein yang baik dan sebagai sumber energi.Banyaknya kandungan nutrisi serta manfaat yang terkandung dalam labu kuning dan kacanghijau tersebut, maka bahan pangan tersebut cocok digunakan sebagai bahan untuk membuatpuding.ABSTRACTStunting is a nutritional problem that needs attention, especially the prevalence of stunting inProbolinggo Regency which is increasing. Kalisalam Village, Dringu District, ProbolinggoRegency is a village that is inseparable from the problem of stunting even though theprevalence rate is relatively low. The method used is an experimental method with two factorswhich will then be analyzed for levels of fulfillment of vitamins and carbohydrates intoddlers. The results stated that processed pumpkin pudding provides benefits to toddlers as asource of energy, is low in fat, increases immunity, improves digestion for toddlers, supportsbrain and nerve growth, and wards off free radicals. While the results of the green beanpudding experiment stated that the benefits of green beans for toddlers include digestion, agood source of protein and as a source of energy. The abundance of nutrients and benefitscontained in pumpkin and green beans, makes these foods suitable for making pudding.
Pemberdayaan Sebagai Pondasi Utama Bagi Kelompok Peternak Bebek Sumber Pangan Novia Ermilia Felda; Susi Hardjati
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 5 No. 1 (2024): (JUNI 2024) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v5i1.9209

Abstract

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo saat ini telag berupaya dalam pemberdayaan masyarakat termasuk pemberdayaan kelompok peternak bebek Sumber Pangan di Kampung Bebek dan Telur Asin. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana pemberdayaan Kelompok Peternak Bebek Sumber Pangan di Kampung Bebek dan Telur Asin Desa Kebonsari Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan metode deskriptif kualitatif melalui teori Tahapan Pemberdayaan yang meliputi Tahap Penyadaran, Tahap Pengkapasitasan dan Tahap Pendayaan. Hasil penelitian diketahui bahwa belum optimalnya upaya pemberdayaan yang dilakukan oleh Balai Penyuluhan Pertanian. Pada tahap penyadaran diketahui bahwa belum terdapat kesadaran peternak bebek Sumber Pangan mengenai pentingnya sertifikasi uji kelayakan produk hewani atau Nomor Kontrol Veteriner (NKV). Tahap pengkapasitasan dapat diketahui bahwa kurang adanya kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya pemberdayaan melalui kegiatan pembinaan. Tahap pendayaan diketahui bahwa tidak adanya keberlanjutan upaya pemberdayaan melalui aktivitas bantuan modal dan tidak adanya partisipasi peternak bebek Sumber Pangan dalam mengikuti program bantuan pemasaran.
Pemberdayaan Sebagai Pondasi Utama Bagi Kelompok Peternak Bebek Sumber Pangan Novia Ermilia Felda; Susi Hardjati
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 5 No. 1 (2024): (JUNI 2024) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v5i1.9209

Abstract

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo saat ini telag berupaya dalam pemberdayaan masyarakat termasuk pemberdayaan kelompok peternak bebek Sumber Pangan di Kampung Bebek dan Telur Asin. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana pemberdayaan Kelompok Peternak Bebek Sumber Pangan di Kampung Bebek dan Telur Asin Desa Kebonsari Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan metode deskriptif kualitatif melalui teori Tahapan Pemberdayaan yang meliputi Tahap Penyadaran, Tahap Pengkapasitasan dan Tahap Pendayaan. Hasil penelitian diketahui bahwa belum optimalnya upaya pemberdayaan yang dilakukan oleh Balai Penyuluhan Pertanian. Pada tahap penyadaran diketahui bahwa belum terdapat kesadaran peternak bebek Sumber Pangan mengenai pentingnya sertifikasi uji kelayakan produk hewani atau Nomor Kontrol Veteriner (NKV). Tahap pengkapasitasan dapat diketahui bahwa kurang adanya kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya pemberdayaan melalui kegiatan pembinaan. Tahap pendayaan diketahui bahwa tidak adanya keberlanjutan upaya pemberdayaan melalui aktivitas bantuan modal dan tidak adanya partisipasi peternak bebek Sumber Pangan dalam mengikuti program bantuan pemasaran.