Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

A Hybrid Clustering Approach Integrating K-Means and DBSCAN for Customer Segmentation Zulfi Azhar; Soeb Aripin; Azanuddin
Journal of Embedded Systems, Security and Intelligent Systems Vol 7 No 2 (2026): June 2026
Publisher : Program Studi Teknik Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/2qjpr814

Abstract

Purpose – This study aims to improve customer segmentation quality by developing a hybrid clustering approach that integrates centroid-based and density-based techniques to better capture complex data structures and noise in customer datasets. Design/methods/approach – The proposed method combines K-Means and DBSCAN in a sequential hybrid framework. K-Means is first applied to identify the global structure of customer groups using centroid similarity. Subsequently, DBSCAN is performed within each cluster to refine cluster boundaries and detect noise points. The dataset is preprocessed using Min–Max normalization, and clustering performance is evaluated using the Silhouette Score and Davies–Bouldin Index. Findings - Experimental results show that the hybrid approach outperforms standalone methods. The proposed model achieves a Silhouette Score of 0.71 and a Davies–Bouldin Index of 0.42, indicating improved cluster compactness and separation. Additionally, the method successfully identifies 6% of data points as noise, enhancing segmentation reliability and interpretability. Research implications/limitations – This study demonstrates the effectiveness of combining clustering paradigms for improved segmentation. However, the evaluation is limited to a relatively small dataset with three features, and DBSCAN parameter selection remains data-dependent. Future research may explore larger datasets, higher-dimensional features, and automated parameter optimization techniques. Originality/value – This research contributes a practical hybrid clustering framework that integrates K-Means and DBSCAN in a structured manner, enabling more robust, interpretable, and noise-aware customer segmentation suitable for data-driven marketing analytics and decision support systems.
PKM Pemanfaatan Aplikasi Augmented Reality Interaktif Dalam Pembelajaran Pra Literasi dan Pra Numerasi Anak Usia Dini Pada TK Amanda Sibolga Azanuddin; Yunita Sari Siregar; Amir Saleh; Miftahul Jannah; Almerinda Regina Puspa Sari Damanik
Prioritas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 02 (2025): EDISI SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Harapan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan teknologi Augmented Reality (AR) sebagai media pembelajaran interaktif bagi anak usia dini, khususnya dalam pengenalan huruf dan angka pada tahap pra-literasi dan pra-numerasi. Mitra kegiatan, TK Amanda Sibolga di Kota Sibolga, menghadapi kendala kurangnya media pembelajaran digital yang menarik dan interaktif. Proses belajar masih bersifat konvensional sehingga anak-anak mudah bosan dan guru kesulitan menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan. Solusi yang ditawarkan adalah pengembangan aplikasi AR berbasis Android yang menampilkan huruf dan angka dalam bentuk tiga dimensi (3D) melalui kartu bergambar (flashcard) sebagai penanda (marker). Saat dipindai dengan kamera ponsel, objek huruf dan angka akan muncul dalam bentuk animasi berwarna cerah, sehingga menarik perhatian anak dan membantu memahami konsep dasar dengan cara visual dan menyenangkan. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan observasi, pelatihan guru, penerapan aplikasi di kelas, serta evaluasi hasil pembelajaran. Guru diberikan pendampingan untuk mengoperasikan aplikasi dan mengintegrasikannya dalam kegiatan belajar. Hasil menunjukkan peningkatan minat dan partisipasi anak dalam mengenal huruf dan angka, serta meningkatnya kemampuan guru dalam menggunakan teknologi pembelajaran. Program ini menjadi langkah nyata dalam mendukung transformasi digital pendidikan anak usia dini dan memperkuat peran perguruan tinggi dalam pemerataan akses teknologi di daerah.