Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi Melalui Konten Media Sosial Terhadap Sikap dan Pemahaman Ibu tentang ASI Eksklusif Nurun Nandifah; Fania Khoirunnisa; Dwi Astuti; Dyah Ayu Utari
Midwifery Care Journal Vol 6, No 2 (2025): April 2025
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/micajo.v6i2.12552

Abstract

 Breast milk is the first source of food for babies that is obtained directly from the mother. The mother's understanding and demeanor play a really imperative part within the success of exclusive breastfeeding, so the foremost endeavors made within the community are to supply early instruction to moms and families so they can get it the significance of exclusive breastfeeding. To extend mothers' information around it, curiously and enlightening instructive media is required. Breastfeeding education can be done using various media, one of which is video media which is distributed on social media. This research aims to analyze the influence of breastfeeding education through social media content on mothers' attitudes and understanding regarding exclusive breastfeeding. This exploration for exploratory decisions through pre-test and post-test. The population was mothers who had children aged 0-3 months at the Children's Polyclinic at PKU Muhammadiyah Mayong Hospital, totaling 40 patients. The sample used in this research was 36 respondents. If the data is not normal, then use the Wilcoxon test and if it is normally distributed then use the paired t test. The research results explained that there was an influence of breastfeeding education through social media content on attitudes regarding exclusive breastfeeding (0.000) and understanding of breastfeeding (0.000).
METODE KANGURU MENINGKATKAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH PADA BAYI Salis Nur Hidayah; Dyah Ayu Utari
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 7, No 1 (2023): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v7i1.2400

Abstract

Terjadi peningkatan angka kematian bayi yang disebabkan karena kasus berat badan lahir rendah(BBLR). Hal ini didukung dengan masih ditemukannya kasus BBLR di berbagai daerah, sehingga beresiko mengalami kekurangan gizi. Salah satu intervensi yang dapat diberikan ialah  Kanguru Mother Care (KMC). Menganalisis pengaruh KMC terhadap berat badan pada bayi BBLR. Jenis penelitian Quasy Ekperimental pre test and post test with control group. Sampel penelitian 36 bayi sebanyak 18 bayi tiap kelompok melalui teknik Acidental Sampling. Penelitian ini dilakukan bulan Oktober-Desember 2023 di RS X, intervensi diberikan berupa KMC sebanyak 3 kali sehari selama 3 hari. Peneliti mengukur BB sebelum dan sesudah intervensi menggunakan timbangan berat badan. Analisis data menggunakan paired t-test dan independent t-test. Terdapat pengaruh KMC secara signifikan terhadap BBLR dengan nilai p= 0.002  (p0,05) pada kelompok kontrol dan  nilai p= 0.000  (p0,05) kelompok intervensi. KMC meningkatkan berat badan pada BBLR. KMC dapat diintegrasikan dalam kelas ibu nifas.
UPAYA PENCEGAHAN DEPRESI PASCA MELAHIRKAN DENGAN EDINBURGH POST-NATAL DEPRESSION SCALE Dyah Ayu Utari; Salis Nur Hidayah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 6, No 1 (2024): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v6i1.2367

Abstract

Ibu pasca melahirkan yang gagal menempatkan diri beserta tugas yang baru akan berdampak pada kesehatan mental ibu yang dinamakan depresi pasca melahirkan. Upaya pencegahan depresi pasca melahirkan dapat dilakukan dengan mendeteksi secara dini adanya gangguan depresi. Tujuan pengabdian masyarakat diharapkan tercapai perubahan perilakuindividu untuk lebih perduli akan kesehatan mental dirinya. Metode yang digunakan menggunakan skrining Edinburgh Postpartum Depression Scale (EPDS) dan penyuluhan kesehatan, diperoleh 7 ibu pasca melahirkan dengan kriteria inklusi ibu pasca melahirkan 2 sampai 6 minggu pada bulan September 2023 di salah satu Posyandu wilayah Kudus. Diperolehhasil bahwa 2 ibu pasca melahirkan (28,60%) tidak mengalami depresi, 5 ibu pasca melahirkan (17,40%) menunjukkandepresi dapat terjadi. Kesimpulan Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat agar lebih perhatian terhadap kondisinya. Hal ini menunjukan masih pentingnya deteksi dini dilakukan terlebihlagi jika diberikan dari masa kehamilan akhir. Rekomendasi pengabdian masyarakat ini guna untuk menghindari risiko terjadinya gangguan psikologis pasca melahirkan.