Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PERILAKU MENGAKSES SITUS PORNO PADA REMAJA BERDASARKAN POLA ASUH ORANG TUA Kusumastuti, Diah Andriani; Nasriyah, Nasriyah; Khairunnisa, Fania Nurul
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 1, No 1 (2017): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Indonesia Jurnal Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.269 KB) | DOI: 10.26751/ijb.v1i1.249

Abstract

Perilaku seks bebas remaja adalah cara remaja mengekspresikan dan melepaskan dorongan seksual yang berasal dari kematangan organ seksual dan perubahan hormonal dalam berbagai bentuk tingkah seksual, seperti berkencan intim,bercumbu dan kontak seksual.Tujuan penelitian ini intuk mengetahui hubungan perilaku akses situs porno pada remaja dengan pola asuh orang tua di SMK PGRI Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kudus. Jenis penelitian yang dilakukan adalah desain penelitian analitik korelatif. Populasi pada penelitian ini adalah semua siswa kelas X11 SMK PGRI Kaliwungu Kabupaten Kudus sejumlah 73 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X11 SMK PGRI Kaliwungu Kabupaten Kudus sejumlah 73 orang , karena jumlahnya kurang dari 100 maka diambil semua, sehingga sampel sebanyak 73 orang. Analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa univariat dan bivariat.Hasil penelitian menyatakan pola asuh orang tua yang demkoratis 14 orang ( 13,6%) sedangkan pola asuh orang tua yang non  demokratis yaitu sebanyak 59 orang (84,4%). Perilaku akses situs porno yang jarang berdasarkan pola asuh demokratis sebanyak 14 orang (13,4%) dan yang sering mengakses situs porno adalah 8 orang (13,6%) dan yang jarang mengakses situs porno berdasarkan pola asuh non demokratis sebanyak 51 orang (86,4 %). Kesimpulannya Tidak terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan perilaku akses situs porno pada remaja.Kata Kunci      : situs porno, Remaja,pola asuh
Effectiveness of Virgin Coconut Oil and Virgin Olive Oil on Perineal Laceration Asiyah, Nor; Risnawati, Indah; Khoirunnisa', Fania Nurul
KEMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 13, No 3 (2018)
Publisher : Department of Public Health, Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v13i3.11076

Abstract

Perineal massage is one of the way to reduce maternal morbidity and reduce the risk of bleeding caused by laceration of the perineum. Not only Virgin Olive Oil, but also Virgin Coconut Oil becomes the alternative thing that easily absorbed by the skin. This study aims to examine the effect of Virgin Coconut Oil and Virgin Olive Oil on perineal massage on the degree of perineal laceration. This research was Quasi experimental designs, with the subjects were pregnant women with gestational age ≥34-35 weeks. The data used the Mann-Whitney test and tested 2 proportions to assess the effectiveness of the essential oils used. The result showed that there was influence of perineal massage with perineal laceration (p <0,05). Therefore, there is influence of VCO and VOO on perineal massage against the perineal laceration event. Further research is needed to assess the determinants of perineal laceration with different variables or interventions.
The Effectiveness of Circular Hip Massage and Knee Press Massage toward Intensity Change of Labor Pain Khoirunnisa', Fania Nurul; indrianingrum, Irawati; Tristanti, Ika
KEMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 15, No 1 (2019)
Publisher : Department of Public Health, Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v15i1.15783

Abstract

Pain due to labor contraction will cause discomfort therefore pain management is needed to avoid negative effects on both mothers and fetuses. There are some methods in pain management. Pharmacological method has side effects meanwhile non-pharmacological method is more efficient and has minimal side effects. Massage is a non-pharmacological method which may overcome the pain of delivery (p <0.05). There is an easy method to use and support the delivery assistance for Mother’s Day Care, namely Circular Hip and Knee Press Massage. The aim of this study is to know the effectiveness of Circular Hip Massage and Knee Press Massage on the intensity of labor pain with the experimental quasi design. Thr research subjects were 52 pregnant mothers in March to July 2018 at the Maternity Home (RB) and Practice Midwives (BPM) in the Kudus Regency.. Based on the Wilcoxon test, the Circular Hip and Knee Press Massage methods are effective to overcome the pain of delivery (p <0.05). From Mann-Whitney Test can be concluded that there is a difference in the effectiveness of Circular Hip and Knee Press Massage on the Intensity change of labor Pain. The intensity change of labor Pain with Circular Hip Massage (CHM) is 0.9, median of 1 (SD 0.445). Meanwhile, the intensity change of labor Pain with Knee Press Massage (KPM) is 0.38, median of 0.5 (SD 0.697). The results of the study are expected to be a reference for the development of scientific health knowledge for mothers and children related to labor pain management.
KARAKTERISTIK MATERNAL DAN RESPON TERHADAP NYERI PERSALINAN Khoirunnisa', Fania Nurul; Nasriyah, Nasriyah; Kusumastuti, Diah Andriani
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 1, No 2 (2017): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : STIKES Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.564 KB) | DOI: 10.26751/ijb.v1i2.369

Abstract

Secara fisiologis tiap wanita bersalin akan mengalami nyeri persalinan. Intervensi untuk mengurangi rasa sakit, cemas dan ketidaknyamanan selama persalinan merupakan  bagian utama dari pelayanan kebidanan modern pada ibu bersalin. Pengalaman nyeri persalinan tidak hanya terkait dengan kemajuan proses persalinan, tetapi juga terkait dengan fisik dan latar belakang psikososial ibu. Dari berbagai studi, karakteristik individu dikaitkan sebagai modulator respon terhadap nyeri kronis. Penelitian terkait nyeri persalinan merupakan upaya pengembangan keilmuan kebidanan dalam manajemen persalinan dan dapat memudahkan membuat pilihan terbaik masing-masing individu wanita dalam merencanakan kehamilan dan persalinan. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah karakteristik ibu berpengaruh terhadap penerimaan respon nyeri pada ibu bersalin. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif, dengan rancangan observasional analitik. Menggunakan desain pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin di RB Fatimah Kudus. Penelitian dilakukan pada bulan Maret sampai April 2017. Tehnik pengambilan sampel dilakukan secara consecutive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 50 orang.  Tehnik analisis statistik data univariat dan analisis bivariat menggunakan uji korelasi  Somers?d . Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari beberapa karakteristik maternal yakni umur ibu, pendidikan, umur kehamilan dan paritas yang dikaji dengan nyeri persalinan, didapatkan hasil bahwa terdapat korelasi yang bermakna antara paritas dengan nyeri persalinan (p<0.05) dengan nilai korelasi r=-0.263 yang menunjukkan bahwa korelasi lemah dengan arah korelasi negatif. Besar resiko mengalami nyeri persalinan dengan tingkatan lebih berat pada primipara adalah sebesar 2,63 kali (95% CI 0,96-7,20) dibandingkan dengan multipara. Penting bagi bidan untuk mengeksplorasi berbagai strategi guna mengurangi atau mengelola kecemasan dan nyeri persalinan. Kata Kunci : Karakteristik maternal, nyeri persalinan.
The Influence of Labor Environment Settings on Labor Progression Dewi Sartika Siagian1, Arum Meirani2, Nanik Cahyati3, Lusi Lestari4, Fania5
Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology Vol. 14 No. 4 (2020): Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology
Publisher : Institute of Medico-legal Publications Pvt Ltd

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37506/ijfmt.v14i4.12896

Abstract

The environment in labor can have a great effect on the fears and anxieties experienced by the mother. Anxietycan inhibit cervical dilatation, so that the perception of pain increases. Cortisol is secreted in response totension and anxiety, it affects the progress of cervical dilatation. The increasing concentration of cortisolduring pregnancy and continue to rise until labor. Anxiety is usually associated with increased pain duringlabor and modification of labor pain can be done through psychological and physiological mechanisms. Oneway to modify psychological labor pain is by setting the delivery environment. The purpose of this studywas to analyze the effect of the setting of the labor environment on the progress of labor.The results showed the average delivery progress (cm/hour) in the treatment group 1.38 (0.43) and thecontrol group 1.23 (0.52), obtained p = 0.058, this indicates there was no difference in labor progress in bothstudy groups. Based on the statistical test results of the effect of the setting of the delivery environment onthe progress of labor, the p value = 0.015 shows that there is an influence of the delivery environment settingon the progress of labor and the RR value of 3.67 (IK = 1.14-11.84), which means that the mother givesbirth in a Independent Midwifery Practice (IMP) who did not manage the delivery environment had a risk ofhaving a cervical opening < 1 cm/hour by 3.67 times compared to mothers giving birth at the IMP who didthe setting of the delivery environment.The conclusion of this research is that there is a positive influence of the delivery environment to the progressof labor.
HUBUNGAN PARITAS DAN KONDISI LINGKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN IBU BAYI UMUR 1-5 BULAN DALAM MELAKSANAKAN IMUNISASI HEPATITIS B DI RB FATIMAH KUDUS TAHUN 2012 Rusnoto, Rusnoto; Khoirunnisa, Fania Nurul; Karomah, Ayu Asiyatul
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 3, No 1 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : STIKES Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan kesehatan, terbentuk upaya preventif merupakan prioritas utama dalam melaksanakan sistem kesehatan nasional (SKN). Imunisasi adalah salah satu bentuk intervensi kesehatan yang sangat efektif dalam upaya menurunkan angka kematian bayi dan balita (Ranuh, 2005:1). Jenis penelitian ini adalah korelasi analitik. Populasi penelitian ini adalah ibu yang mempunyai bayi umur 1-5 bulan yang ingin melaksanakan imunisasi hepatitis B di RB Fatimah Kudus. Tehnik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan total sampling yaitu semua anggota populasi digunakan sebagai sampel sebanyak 50 responden. Analisis hasil penelitian menggunakan tabulasi silang (cross. Tab). Instrumen penelitian kuesioner. Hasil penelitian menyatakan bahwa ada hubungan antara paritas dengan kepatuhan ibu bayi umur 1-5 bulan dalam melaksanakan imunisasi hepatitis b dengan  X2hitung=4,433 X2 tabel=3,841,p value 0,035 dibawah 0,05, contingency coefficient 0,285 nilainya antara 0,25<=r<0,5 . Ada hubungan kondisi lingkungan keluarga dengan kepatuhan ibu bayi umur 1-5 bulan dalam melaksanakan imunisasi hepatitis b dengan X2 hitung=8,681 X2 tabel =3,841, p value 0,003 dibawah 0,05, contingency coefficient 0,385 nilainya antara 0,25<=r<0,5. Ada Hubungan Paritas dan Kondisi Lingkungan Keluarga Dengan Kepatuhan ibu Dalam Melaksanakan Imunisasi Hepatitis B Di
KINERJA KADER KESEHATAN DALAM PELAKSANAAN POSYANDU DI KABUPATEN KUDUS Tristanti, Ika; Khoirunnisa, Fania Nurul
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 9, No 2 (2018): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : STIKES Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v9i2.470

Abstract

Kader kesehatan merupakan ujung tombak pelaksanaan Posyandu di masyarakat. Kader kesehatan mempunyai tugas untuk mengelola pelaksanaan Posyandu, mulai dari persiapan, pelaksanaan dan pasca pelaksanaan Posyandu di setiap bulan. Banyak Posyandu yang mati suri atau keberadaannya ada tetapi tidak berfungsi sebagaimana yang diharapkan. Hal ini dapat dilihat dari strata Posyandu yang kebanyakan masih ada dalam strata Madya dan Purnama. Keberadaan kader kesehatan memegang peran utama dalam pelaksanaan Posyandu. Tetapi yang menjadi kendala adalah kinerja kader Posyandu yang dianggap masih kurang dan banyak kader yang memutuskan berhenti menjadi kader. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja kader dalam pelaksanaan Posyandu di Kabupaten Kudus. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Jumlah informan ada 11 orang kader . Pengambilan data dilakukan secara wawancara mendalam menggunakan panduan wawancara dengan pertanyaan bersifat terbuka.  Triangulasi dilakukan dengan melakukan wawancara dengan Bidan Desa.Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret-April 2018 di wilayah Kabupaten Kudus. Hasil penelitian didapatkan bahwa kader kesehatan sudah mengetahui tugas dan tanggungjawabnya sebagai kader kesehatan. Pemberian insentif bagi kader dianggap dapat meningkatkan motivasi kader dalam menjalankan tugas. Pengakuan resmi dari pemerintah atau desa dianggap sebagai suatu bentuk penghargaan bagi kader. Kelengkapan sarana prasarana serta dukungan dari pemerintah desa sangat membantu pelaksanaan tugas kader. Perlu adanya pelatihan bagi kader untuk meningkatkan kompetensi kader terutama bagi kader kesehatan baru.
KORELASI VARIASI JENIS MAKANAN DAN LINGKUNGAN DENGAN POLA MAKAN ANAK USIA SEKOLAH Fania Nurul Khoirunnisa; Indanah Indanah; Diah Andriani Kusumastuti; Noviana Ika
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 4, No 1 (2020): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v4i1.1000

Abstract

Berdasarkan data Badan Pelaporan dan Statistik (BPS) Propinsi Jawa Tengah tahun 2016 sebanyak lebih dari 20 % anak usia sekolah ditemukan mengalami masalah kesulitan makan. Gangguan kesulitan makan berpengaruh pada pemenuhan gizi, pertumbuhan fisik biomedik otak dan imunitas anak. Ketiga hal ini penting untuk menunjang kualitas hidup bagi anak sebagai generasi penerus bangsa. Gangguan sulit makan dapat diakibatkan karena semakin bertambahnya aktivitas seperti bermain, sekolah dan kurangnya peranan lingkungan sekitar anak sehingga terkadang mereka menjadi malas makan dan jajan sembarangan. Tujuan: Mengetahui korelasi antara variasi jenis makanan dan dukungan lingkungan dengan pola makan pada anak usia sekolah. Metode: Jenis penelitian analitik korelasional dengan pendekatan waktu cross sectional. Besar sampel 70 responden dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner tentang jenis makanan, dukungan lingkungan dan pola makan. Analisis data uji statistik Spearman Rho. Hasil Penelitian : Mayoritas jenis makanan responden adalah kurang sehat sebanyak 54,3%, lingkungan yang mendukung sebanyak 54,3% dan mayoritas mengalami kesulitan makan tingkat sedang sebanyak 48,6%. Simpulan : Terdapat korelasi variasi jenis makanan (p=0,002 ; r = -0,698) dan lingkungan (p=0,001 ; r = -0, 687) dengan pola makan anak usia sekolah.
EFEKTIFITAS DAUN KATUK, PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PRODUKSI ASI IBU MENYUSUI DI WILAYAH PUSKESMAS DEMPET Indah Risnawati; Indanah Indanah; Fania Nurul Khoirunnisa&#039;; Rizka Himawan; Khoirur Rohmah
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 6, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v6i1.1481

Abstract

 Air Susu Ibu (ASI) merupakan nutrisi alamiah terbaik bagi bayi karena mengandung kebutuhan energi dan zat yang dibutuhkan selama enam bulan pertama kehidupan bayi. Cakupan ASI eksklusif di seluruh dunia hanya sekitar 36% selama periode 2007-2014 menurut data WHO (2016). Keberhasilan ASI eksklusif dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal termasuk faktor kesiapan ibu dalam menyusui. Penurunan hormon Prolaktin dan Oksitosin sangat berpengaruh terhadap proses menyusui. Upaya yang dapat dilakukan untuk memperlancar proses menyusui adalah dengan melakukan pijat oksitosin dan mengkonsumsi daun katuk sebagai sumber makanan tambahan.Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektifitas Daun Katuk, Pijat Oksitosin Terhadap Produksi Asi Ibu Menyusui Di Wilayah Puskesmas Dempet Kabupaten Demak. Metode penelitian menggunakan quacy eksperimen dengan jumlah responden 15 dengan melakukan observasi. Analisis menggunakan uji wilcoxon diperoleh untuk pijat oksitosin p value = 0.046, untuk daun katuk p value = 0.038 dan untuk pendidikan kesehatan p value = 0.317. Kesimpulan pada penelitian adalah pijat oksitosin, dan konsumsi daun katuk pada ibu menyusui terbukti efektik dalam meningkatkan produksi ASI. 
Potret Perilaku Ibu Hamil terkait dengan Kesehatan di Kabupaten Kudus Ika Tristanti; Fania Nurul Khoirunnisa
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.248 KB)

Abstract

Latar belakang : permasalahan di Indonesia yang masuk dalam salah satu program mdgs di bidang kesehatan antara lain sebaran balita kurang gizi, proporsi balita pendek, status gizi anak dan tingkat kematian ibu. Pada tahun 2015 , angka kematian ibu di Indonesia adalah 305/100.000 kelahiran hidup , hal ini masih jauh di atas target MDGs yakni 102/100.000 kelahiran. Salah satu penyebab kematian ibu adalah permasalahan kesehatan yang dialami sejak masa kehamilan. Perilaku ibu pada masa kehamilan akan mempengaruhi kondisi kesehatannya baik secara fisik maupun psikis yang berdampak pada proses kelahiran dan pasca kelahiran. Tujuan penelitian : untuk mendiskripsikan perilaku konsumsi, personal hygiene, seksual, aktivitas, istirahat, sosial budaya ibu hamil yang terkait dengan kesehatan. Metode penelitian : jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan eksploratif. Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam melibatkan ibu hamil, suami dan bidan pada bulan April – Mei 2019. Data informan divalidasi dengan metode triangulasi. Hasil penelitian : tidak semua ibu hamil mengkonsumsi zat gizi seimbang karena adanya mual muntah dan mengidam di awal kehamilan, enggan mengkonsumsi jenis makanan yang tidak disukai, anjuran untuk pantang jenis makanan tertentu. Adanya kepercayaan tentang waktu dan frekuensi mandi dan keramas pada ibu hamil, apabila dilanggar akan berakibat buruk bagi ibu maupun janin. Selama hamil, ibu dan suami mengurangi frekuensi hubungan seksual karena takut menyakiti janin. Selama hamil, ibu dilarang bepergian jauh(luar kota) dan diharuskan mengenakan gunting atau peniti agar ibu dan bayi selamat. Ibu hamil tetap melakukan aktivitas bekerja maupun melakukan pekerjaan di rumah tetapi dengan mengutamakan keamanan dan keselamatan. Ibu hamil tidak terbiasa tidur di pagi hari karena alasan bekerja dan ada larangan dari keluarga. Pada kehamilan trimester III ibu hamil mulai merasakan sulit tidur dan kurangnya kualitas tidur. Masih ada syukuran empat bulanan dan tujuh bulanan sebagai bentuk dukungan bagi ibu hamil dan janin. Selama hamil , ibu rutin periksa ke bidan dan puskesmas untuk mengetahui tumbuh kembang janin dan kondisi kesehatan ibu. Kesimpulan : perilaku ibu hamil telah mencerminkan perilaku sadar kesehatan , tetapi masih ada mitos dan budaya yang mempengaruhi perilaku ibu hamil walaupun tidak semua mitos dan budaya tersebut merugikan kesehatan.