Jesiska Anjelin Siagian
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kemampuan Literasi Matematis dan Tingkat Berfikir Kritis Mahasiswa Dalam Memecahkan Masalah Soal Cerita Cut Rania Andini; Imel Simanungkalit; Jesiska Anjelin Siagian; Stevania Sri Debbye Br Simbolon; Lili Tansliova
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 4: Juni 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i4.3678

Abstract

Penelitian ini menyoroti pentingnya keterampilan berpikir kritis dalam pemecahan masalah, karena keterampilan ini merupakan elemen dasar yang esensial. Siswa harus mampu menerapkan alat dan teknik yang tepat secara efektif dan efisien. Penelitian ini dilakukan pada lima mahasiswa program studi Pendidikan Matematika di Universitas Negeri Medan. Tujuannya adalah menganalisis kemampuan pemahaman literasi matematis dan cara berpikir kritis mereka melalui soal cerita. Hasil menunjukkan bahwa kemampuan matematis siswa diuji berdasarkan pola berpikir kritis. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa peningkatan keterampilan berpikir kritis dan komunikasi diperlukan untuk memperbaiki kemampuan pemecahan masalah siswa.
Peningkatan Pemahaman Siswa Kelas X Sma Terhadap Materi Logaritma Melalui Media Pembelajaran Tangga Logaritma Cut Rania Andini; Jesiska Anjelin Siagian; Mikhah Adillah Zendrato; Ndor Damayanti Silalahi; Putri Rizki; Budi Halomoan Siregar
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas X SMA terhadap materi logaritma dengan menggunakan media pembelajaran tangga logaritma. Dalam penelitian ini, 18 siswa diukur kemajuan pemahaman mereka melalui analisis nilai pre-test dan post-test. Metode analisis yang digunakan adalah uji korelasi Pearson dan Spearman. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai korelasi Pearson mencapai 0,88, sementara korelasi Spearman mencapai 0,95, keduanya mengindikasikan adanya hubungan positif yang sangat kuat antara nilai pre-test dan post-test. Temuan ini menunjukkan bahwa siswa dengan pemahaman awal yang baik cenderung mencapai hasil yang lebih tinggi setelah pembelajaran, sehingga membuktikan efektivitas media tangga logaritma dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi logaritma secara signifikan.
Analisis Kesalahan Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal Bangun Ruang Sisi Datar Berdasarkan Kemampuan Berpikir Kritis Stevania Sri Debbye Br Simbolon; Jesiska Anjelin Siagian; Cut Rania Andini
Supermat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9 No 2 (2025): Supermat : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/sm.v9i2.4103

Abstract

Mathematical critical thinking ability is an essential competence in 21st-century learning, as it enables students to understand, analyze, and solve problems logically and systematically. However, students’ mathematical critical thinking ability in the topic of solid figures with flat surfaces remains relatively low. Therefore, this study aims to describe the profile of students’ mathematical critical thinking ability and to analyze students’ errors in solving problems related to solid figures with flat surfaces based on critical thinking indicators. This study employed a descriptive qualitative approach involving 25 ninth-grade students at UPT SMP Negeri 10 Medan. The research instruments consisted of an essay test designed according to four indicators of mathematical critical thinking interpretation, analysis, evaluation, and inference and an interview guideline to explore the causes of students’ errors. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that students’ mathematical critical thinking ability predominantly falls into the low category, with 22 students classified as low, 3 students as moderate, and no students reaching the high category. The percentage of achievement for each indicator shows that interpretation reached 85.93%, analysis 81.64%, evaluation 75.39%, while inference was the lowest indicator at 18.75%. Interview findings reveal that students’ errors are mainly related to inaccuracies in identifying given and required information, failure to write appropriate formulas, incorrect problem-solving strategies, and the absence of final conclusions. These findings suggest that students’ mathematical critical thinking processes have not been carried out systematically from problem comprehension to conclusion drawing. Therefore, instructional strategies emphasizing structured and step-by-step critical thinking processes are recommended to enhance students’ mathematical critical thinking abilities.